Strategi Venezuela dalam Membendung Amerika Serikat di Kawasan Amerika Latin

Berawal dari krisis ekonomi yang terjadi di Venezuela semenjak tahun 2014 yang mana menyebabkan Venezuela mengalami berbagai tekanan Internasional tekanan tersebut terutama berasal dari negara super power yaitu Amerika Serikat. Venezuela yang pada saat itu di bawah kepemimpinan Nicolas Maduro diguncang oleh kriris politik dan ekonomi yang mana krisis itu juga menuju pada krisis kemanusiaan. Sebelum mengalami krisis Venezuela pada tahun 2013 masa pemerintahan Chaves, Venezuela merupakan salah satu negara Amerika Latin yang memiliki kondisi perekonomian yang cukup baik dan sangat diperhitungkan di Amerika Latin maupun di dunia. Namun keadaan berubah menjadi krisis dan Venezuela mengalami tekanan dari Amerika Serikat tekanan secara Bilateral dengan AS merespon krisis kemanusiaan yang terjadi di Venezuela dengan meneluarkan sanksi pertama yaitu executive order 13.692 karena AS menganggap bahwa  krisis tersebut menimbulkan ancaman keamanan nasional. Kemudian AS menekan Venezuela dengan cara ancaman intervensi militer dan larangan segala bentuk transaksi pemerintah Venezuela dengan perusahaan minyak Venezuela. (Firdaus, 2019). 

Tekanan dari regional AS mendesak Organization of American State (OAS) untuk memberlakukan sanksi kepada pemerintah Venezuela yaitu Maduro terkait dengan kriris kemanusiaan yang sedang terjadi di Venezuela. Kemudian pada 2016 Sekjen OAS meminta Maduro untuk menandatangani Inter-America Democratic Charter sebagai dasar dari proses UU tentang demokrasi di Venezuela. Meskipun banyak nya tekanan dari Internasional  Venezuela tetap mengatakan bahwa di negara nya tidak memiliki kriris kemanusiaan tidak terjadi humanitarian di Venezuela dan mengatakan bahwa Amerika Serikat berada di balik kekacauan yang sedang terjadi di Venezuela. Tekanan dari AS melibatkan Venezuela melakukan strategi perlawanan melalui ALBA(Agreement for the Application of the Bolivarian Alternative of the American and the people’s Trade Agreement) yang memanfaatkan posisinya sebagai region of power di Kawasan tersebut. ALBA sebagai Kerjasama alternatif pada tahun 2004 Venezuela dan kuba membentuk Kerjasama regional dengan ALBA dideklarasikan di Kuba Havana 28 April 2005 pembentukan ini berasumsi bahwa pada dasarnya negara-negara yang memanfaatkan rezim atau institusi internasional untuk mencapai kepentingan negaranya tersebut maka kemudian negara membentuk rezim selama hal tersebut hanya untuk memenuhi kepentingan mereka. ALBA menolak neoliberalisme dengan tujuan dengan membentuk alternatif berbeda dari perdagangan bebas dengan cara negara anggota bekerjasama untuk mengintegrasikan wilayah mereka sehingga mampu melengkapi namun bukan untuk bersaing satu dengan yang lainnya dan secara umum dapat di artikan bahwa tujuan ALBA adalah kesejahteraan rakyat. (Salsabila, 2019) 

Strategi yang dilakukan Venezuela dengan ALBA adalah dengan strategi kooperatif hegemoni  terhadap negara Kawasan dalam mempertahankan diri terhadap tekanan dari Amerika serikat. Strategi tersebut antara lain strategi reduksi balancing Venezuela dengan negara anggota ALBA dengan peningkatan Balance of fear terhadap Amerika Serikat yaitu dengan adanya stigma negativ dari anggota ALBA dan penolakan sanksi yang diberikan AS, kemudian strategi selanjutnya adalah srategi Venezuela dalam meningkatkan bandwagoning terhadap negara anggota ALBA untuk mempertahankan eksistensi ALBA dengan melakukan proses diplomasi yang menekankan Kerjasama positif dari ALBA dan PETROCARIBE dan dengan mempertahankan eksistensi negara ALBA dan agregasi power dari Venezuela di ALBA, kemudian Strategi yang dilakukan Venezuela adalah dengan Agregasi power Venezuela dalam ALBA untuk mencegah terjadinya defection dalam Kawasan Amerika Latin yaitu dengan melalui peningkatan Kerjasama ALBA sengan PETROCARIBE untuk mengembangkan proyek Kawasan AmerikaLatin di bidang social dengan tujuan mempermudah peningkatan pembangunan social di Kawasan dan menciptakan kemandirian perekonomian negara-negara Karibia, kemudian dengan pertukaran budaya, serta Kerjasama lingkungan. (Firdaus, 2019).

Referensi

Salsabila, N (2019) Strategi kebijakan pemerintah Venezuela di Tengah Krisis. Jurnal social politik, 5(2). 237-245. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/sospol/articel/download/7625/pdf/28395

Firdaus, F (2019) Strategi perlawanan Venezuela dalam menghadapi tekanan Amerika Serikat melalui ALBA tahun 2015-2017. Jurnal hubungan internasional, 12(1) 41-58. https://e-journal.unair.ac.id/JHI/article/viewFile/12973/8090

Author:

18 thoughts on “Strategi Venezuela dalam Membendung Amerika Serikat di Kawasan Amerika Latin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *