Kebijakan Jepang Bertahan di Forum Trans-Pacific Partnership (TPP) Pasca Keluarnya Amerika Serikat (AS) Tahun 2017

Trans-Pacific Partnership (TPP) adalah perjanjian mitra dagang mengenai perdagangan bebas antara 12 negara di Asia Pasifik yaitu Amerika Serikat (AS), Australia, Singapura, Jepang, Brunei Darussalam, Kanada, Chili, Malaysia, Meksiko, New Zealand, Peru, dan Vietnam (Fergusson et al, 2016). TPP memiliki tiga tujuan utama: meningkatkan pasar ekspor, memberikan dasar untuk integrasi ekonomi regional kawasan Asia-Pasifik, dan meningkatkan daya saing negara yang berpartisipasi. Partisipasi Jepang di TPP berpotensi mengubah perekonomian Jepang bagi eksportir dan investor asing di pasar Jepang. Keikutsertaan Jepang dalam TPP mengalami hambatan ketika Presiden Donald Trump memutuskan untuk keluar dari keanggotaan TPP. Walaupun AS keluar dari keanggotaan TPP, Jepang memutuskan untuk tetap bertahan karena Jepang masih membutuhkan TPP. TPP digunakan sebagai strategi untuk memajukan perekonomian Jepang. TPP bukan hanya kesepakatan ekonomi tetapi sebuah pencapaian strategis oleh Jepang untuk menempatkan diri mereka di garis depan sebagai pembuat peraturan regional mengenai perdagangan (Daisuke, 2019).

Bagi PM Shinzo Abe keputusan untuk bergabung dalam TPP tidaklah mudah. Karena pasca pemilu, politik dalam negeri Jepang telah membuat kebijakan tentang perubahan TPP (Mulgan, 2013). PM Shinzo Abe tidak terbuka menjadi advokat TPP, meskipun ia melaporkan secara pribadi mendukung TPP. PM Shinzo Abe mengakui pentingnya TPP sebagai dimensi aliansi AS-Jepang. Pada 15 Maret 2013, keputusan PM Shinzo Abe untuk berpartisipasi dalam perjanjian TPP mengejutkan bagi pertanian domestik Jepang yang dipimpin Japan Agriculture Organization (JAO) (Mulgan, 2013). Salah satu faktor bergabungnya Jepang ke dalam TPP tersebut adalah munculnya kesadaran bahwa pengaruh ekonomi dan politik Jepang semakin berkurang dibanding dengan China dan Korea Selatan. Perekonomian Jepang telah statis selama beberapa dekade terakhir, dan Jepang perlu mengambil langkah-langkah untuk memperbaiki situasi ini. Selain itu, berkurangnya populasi di Jepang juga menimbulkan kecemasan bagi warga negara Jepang. Mereka merasa Jepang perlu mengembangkan sumber-sumber pertumbuhan yang baru sehingga dapat mempertahankan atau bahkan meningkatkan (Cooper & Manyin, 2013).

Keterlibatan Jepang dalam TPP juga digunakan oleh PM Shinzo Abe untuk mendukung kebijakan ekonominya yaitu “Abenomics”. PM Shinzo Abe memandang TPP sebagai strategi mendukung pertumbuhan ekonomi Jepang. Pada Februari 2013 PM Shinzo Abe mengatakan kepada Presiden Obama, bahwa “kebangkitan kembali perekonomian Jepang sangat penting baik untuk Jepang, AS maupun untuk dunia”. Tentu saja kesempatan ini tidak dilewatkan begitu saja oleh PM Shinzo Abe mengingat TPP dapat membantu Jepang untuk menjadi negara dengan kekuatan ekonomi di Asia Pasifik. Bergabungnya Jepang dalam TPP dapat memberikan peluang bagi Jepang untuk turut mengambil bagian dalam proses pembuatan kebijakan ekonomi di Asia Pasifik dan wilayah sekitarnya. PM Shinzo Abe memutuskan Jepang untuk berpartisipasi, dengan mengatakan bahwa TPP kemungkinan akan berfungsi sebagai dasar untuk membuat peraturan dalam negosiasi perdagangan multilateral lainnya. Jika Jepang menunggu lebih lama untuk bergabung dalam TPP, akan sangat terlambat bagi Jepang untuk bisa terlibat dalam membuat peraturan TPP (Cooper & Manyin, 2013). Apabila Jepang dapat terlibat dalam proses pembuatan peraturan TPP, tentu akan mudah bagi Jepang untuk memberikan pengaruhnya demi menunjang kepentingan nasional Jepang.

Pada tanggal 23 Januari 2017, Presiden Donald Trump mengambil kebijakan yang membawa AS keluar dari keanggotaan TPP yang ditandai dengan dikeluarkannya Presidensial Memorandum (Ramadhani & Muryantini, 2019). Walaupun AS keluar dari TPP, Jepang memutuskan untuk tetap bertahan di TPP karena Jepang masih membutuhkan TPP dan menganggap TPP sebagai kepentingan nasionalnya. Berikut adalah faktor yang membuat Jepang tetap bertahan di keanggotaan TPP:

  1. Adanya dukungan dari Liberal Democratic Party (LDP)
    LDP merupakan partai yang saat ini berkuasa di Jepang. LDP kembali berkuasa di Jepang dari tahun 2012-sekarang dengan PM Shinzo Abe (Christensen, n.d.). Pada tahun 2013 PM Shinzo Abe mendapat banyak dukungan kuat dari publik Jepang karena kebijakan ekonominya yaitu Abenomics dapat meningkatkan perekonomian Jepang. Keluarnya AS dari TPP, dukungan LDP terhadap keanggotaan Jepang di TPP tidak berubah walaupun TPP tidak akan begitu signifikan tanpa keterlibatan AS. LDP berusaha mendorong Jepang agar meratifikasi perjanjian TPP yang baru tanpa keterlibatan Amerika Serikat. LDP terus berusaha mendorong Jepang agar bertahan di TPP, karena TPP merupakan salah satu kepentingan LDP.
  1. Adanya dukungan dari Japan Business Federation (Keidanren)
    Keidanren adalah organisasi ekonomi yang paling kuat dalam hal negosiasi bisnis dan bahkan disebut sebagai Perdana Menteri dalam dunia bisnis (Daimon, 2009). Keidanren mendorong agar Jepang tidak boleh keluar dari TPP walaupun Amerika Serikat keluar. Keidanren mendukung Jepang agar tetap bertahan di TPP mengingat perjanjian tersebut sangat penting bagi perekonomian Jepang dan sangat strategis untuk stabilitas dan kemakmuran di kawasan Asia-Pasifik.
  1. Menurunnya Kekuatan Hegemoni Amerika Serikat
    Keputusan AS untuk keluar dari TPP melambangkan akhir dominasi global AS. AS telah kehilangan perannya sebagai pemimpin dalam TPP dan menciptakan kekosongan kekuasaan dalam perdagangan di Asia Pasifik. Sebagai negara dengan kekuatan ekonomi terbesar, AS merupakan pemimpin dalam TPP dan juga memimpin dalam perdagangan global. Kekosongan kekuasaaan yang diciptakan oleh Trump ini membuat negara lain seperti China dan Jepang berkeinginan untuk mengisinya (Takashi, 2018). Keinginan ini juga didasari atas menurunnya kekuatan hegemoni AS dan AS bukanlah satu-satunya kekuatan hegemoni di TPP.

Referensi

Daisuke, A. (2019). Japan’s Policy on the Trans-Pacific Partnership (TPP) in Light of IR Theory and Analytical Eclecticism. Journal of International & Global Studies, 10(2), 2-15. https://www.lindenwood.edu/files/resources/01-20-akimoto.pdf

Ramadhani, A. & Muryantini, S. (2019). Latar Belakang Keluarnya Amerika Serikat Dari Keanggotaan Trans-Pacific Partnership Di Era Presiden Donald Trump. Jurnal Studi Diplomasi dan Keamanan, 11(1), 46-61. http://jurnal.upnyk.ac.id/index.php/jsdk

Fergusson, I. F., McMinimy, M. A., & Williams, B. R. (2016). “The Trans-Pacific Partnership (TPP) : in Brief”. Congressional Research Service Report. Kode Report: R44278. https://fas.org/sgp/crs/row/R44278.pdf

Cooper, W. H. & Manyin, M. E. (2013 ). “Japan Joins the Trans-Pacific Partnership: What Are the Implications?”. Congressional Research Service Report. Kode Report: R42676. https://fas.org/sgp/crs/row/R42676.pdf

Christensen, R. (n.d.) “Liberal-Democratic Party of Japan”. Britannica. https://www.britannica.com/topic/Liberal-Democratic-Party-of-Japan

Daimon, S. (2009, 16 Juny). The all-powerful voice of corporate Japan. The Japan Times. https://www.japantimes.co.jp/news/2009/06/16/reference/the-all-powerful-voice-of-corporate-japan/

Mulgan, A. G. (2013, 8 April). “Japan, US and the TPP: the view from China”. East Asia Forum. https://www.eastasiaforum.org/2013/05/05/japan-us-and-the-tpp-the-view-from-china/

Mulgan, A. G. (2013, 8 April). “Japan’s TPP ‘shock’ ”. East Asia Forum. https://www.eastasiaforum.org/2013/04/08/japans-tpp-shock/

Takashi, T. (2018, 19 February). “How and Why Japan Has Saved the TPP: From Trump Tower to Davos”. The Asan Forum. http://www.theasanforum.org/how-and-why-japan-has-saved-the-tpp-from-trump-tower-to-davos/

Author: Nurul Puspita Sari

Mahasiswi kelas Politik Internasional

43 thoughts on “Kebijakan Jepang Bertahan di Forum Trans-Pacific Partnership (TPP) Pasca Keluarnya Amerika Serikat (AS) Tahun 2017

  1. Menurut, saya artikel di atas mengandung isi yang sangat bermanfaat.
    Serta memiliki penyampaian isi dan maksud yang jelas bagi pembaca.
    Khususnya bagi saya sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *