Peran United Nations Children’s Fund Dalam Menangani Perekrutan Tentara Anak di Republik Afrika Tengah  

Republik Afrika Tengah merupakan negara yang berada di kawasan Afrika di mana sering terjadinya konflik senjata. Dampak yang diberikan dari konflik senjata ini adalah adanya kerugian baik materi maupun non-materi dan banyaknya korban jiwa dari masyarakat sipil. Dengan banyaknya korban jiwa ini pemerintahan Republik Afrika Tengah merekrut anak-anak dibawah umur untuk bawa ke medan perang. Perekrutan yang ada di Republik Afrika Tengah ini bisa dibilang kejahatan transnasional yang berbentuk pelanggaran hak asasi manusia terutama dalam anak-anak. 

Dengan adanya perekrutan anak ini memberikan dampak pada anak-anak tersebut bagi anak-anak yang masih hidup akan memberikan pengalaman buruk bagi mereka.Perekrutan yang terjadi ini menggunakan cara paksaan yang diambil dari jalanan, sekolah, bahkan panti asuhan. Perekrutan anak yang terjadi tidak hanya anak laki-laki saja tetapi anak perempuan juga tetap jadi bagian korban perekrutan ini. Melihat ada kasus perekrutan anak yang terjadi di Republik Afrika Tengah ini membuat organisasi internasional United Nation’s Children’s Fund ikut turun tangan dalam menangani kasus ini. Ada beberapa faktor yang terjadinya perekrutan tentara anak-anak ini adalah konflik yang terus berkelanjutan dan adanya kemiskinan yang terjadi di Republik Afrika Tengah ini. (Kristy, 2018) 

Kerjasama antara UNICEF dengan Republik Afrika Tengah ini sangat penting terutama dalam melindungi anak-anak yang menjadi bagian dari kelompok konflik senjata. Dalam hal ini anak-anak dipaksa untuk mengikuti perekrutan tentara anak-anak yang akan dibawa untuk ke tempat konflik tersebut. Maka dari itu UNICEF perlu membantu pemerintahan Republik Afrika Tengah untuk membebaskan anak-anak dari perekrutaan tentara tersebut. UNICEF juga melakukan program untuk monitoring untuk pemantauan pelanggaran yang menyakut ke dalam hak-hak anak.   

Peran UNICEF adalah untuk melindungi dan menegakan hak anak-anak seperti, hak kebebasan sipil di mana setiap anak-anak memiliki kebabasan dalam memiliki identitas dan kewarganegaraan yang berbanding terbalik bagi anak-anak di Republik Afrika Tengah tidak adanya kebebasan sipil yang ada hanya mengikuti kontrol pemerintahan saja. Hak atas lingkungan keluarga dimana anak mempunyai hak untuk diasuh oleh orang tuanya tetapi anak-anak di Republik Afrika Tengah ini tidak dapat merasakan itu karena dipisahkan dengan kondisi perang yang membuat orang tua jauh dari anaknya.  

Selanjutnya hak atas kesehatan dan kesejahteraan, anak-anak memiliki hak diberikan kesehatan yang tinggi untuk mencegah penyakit berbeda dengan anak-anak di Republik Afrika Tengah yaitu adanya pembunuhan besar-besaran, kekurangan gizi, dan penyakit lainnya. Hak atas pendidikan setiap anak memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak seperti sekolah, bermain, dan melakukan kegiatan lain. Berbeda dengan anak-anak yang berada dikawasan Republik Afrika Tengah di mana hak itu sangat minim didapatkan. Hak atas perlindungan khusus di mana hak ini diberikan untuk anak-anak yang mengalami dampak dari konflik tetapi berbeda dengan keadaan anak-anak di Republik Afrika Tengah dimana dia akan dipaksa untuk ikut masuk dalam konflik senjata. (Kristy, 2018)   

Hak-hak anak ini akan menjadi program utama bagi UNICEF untuk memberantas perekrutan tentara anak. Maka dari itu perlunya kerjasama UNICEF dengan organisasi lain. Seperti UNICEF berkerjasama dengan organisasi regional Uni Afrika, dimana Uni Afrika memiliki peran untuk sebagai mediasi dan penjagaan dalam perdamaian. Selain itu kerjasama UNICEF dengan  Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memiliki peran untuk membantu perdamaian dan memperkuat lembaga-lembaga demokrasi, dan memperkuat hak-hak anak. UNICEF juga berkerja sama dengan BUNICA (Bureau Intégré des Nations Unies in the country) melakukan pelatihan untuk meningkatkan hukum internasional menangani hak perlindungan anak dan perempuan dalam konflik bersenjata.  

Referensi  

Kristy, R., B., S. Kerjasama Pemerintahan Republik Afrika Tengah dan UNICEF dalam Menangani Kasus Perekrutan Tentara Anak di Republik Afrika Tengah. Journal of International Relations, 4(4), 759-761. https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jihi/articel/view/21989/20234&ved=2ahUKEwj7gdz23JjuAhW_qksFHFCXC58QFJABegQIAxAL&usg=AOvVawzi-oTYjOPoQIjjnzKvr_ZM  

Kon, M. (2015). Institutional Development, Governance, and Ethnic Politic in South Sudan. Journal of Global Economic, 3(2), 1-6. https://doi.org/10.4172/2375-4389.1000147  

Author: Sindhi Audina

One thought on “Peran United Nations Children’s Fund Dalam Menangani Perekrutan Tentara Anak di Republik Afrika Tengah  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *