Pendudukan Jepang Terhadap Wilayah Hong Kong

Pada desember 1941 Jepang untuk pertama kalinya untuk melakukan invasi terhadap Hong Kong yang pada saat itu menjadi wilayah jajahan Inggris Raya. Pasukan Jepang menurunkan ratusan pasukan militer di Hong Kong yang selanjutnya untuk melakukan Penyerangan. Jepang melakukan penyerangan terhadap Hong Kong dengan menggunakan senjata artileri dikarenakan pihak inggris menolak untuk menyerahkan wilayah kekuasaan terhadap Jepang. Kemudian, pasukan Jepang menguasai lokasi-lokasi utama di Hong Kong,termasuk waduk utama di Hong Kong. Pendudukan jepang terhadap Hong Kong berjalan hingga 3 tahun 8 bulan, yakni hingga kota Hiroshima dan Nagasaki di bom atom oleh sekutu. 

Hong Kong adalah symbol dari negara Inggris Raya di wilayah Asia Timur yang dimana Jepang memiliki rencana untuk dapat mendirikian lingkungan kemakmuran bersama dengan Asia Timur yang tinggi. Dengan konsep sentralnya Jepang menekankan pentingnya dalam mengusir salah satu bekas penjajah dan kerja sama di antara warga negara Asia. Salah satunya yang dilakukan adalah kementrian keuangan Jepang menyatakan bahwa uang kertas militer tidak lagi dapat ditukarkan dengan Yen biasa. Kebijakan pemerintah kolonial Inggris adalah menolak Yen. (“The Hong Kong Fight to Cash Japanese Military Yen”,2015). Hong Kong juga merupakan suatu tempat dimana negara Jepang harus menduduki secepat mungkin yang dikarenakan dengan adanya sejumlah barang dan komoditas dari negara-negara sekutu dan negara Amerika Serikat yang mengalir ke daratan Cina dengan melalui kota yang sangat mendukung upaya pemerintah nasionalis dalam melawan jepang. 

Kimura Hyotaro, wakil mentri perang, oleh Letnan Jendral Sakai Takahi, Komandan angkatan ke-23 yang bertugas menyerbu Hong Kong bahwa jepang mengikuti tiga rencana tentang masa depan yang dimiliki oleh Hong Kong dan kekuasaan militer mereka atas kota dengan penyerangan sebelumnya. Pertama, Jepang memiliki maksud dimana untuk membentengi kota dan dapat mengubahnya menjadi suatu pangkalan militer yang dimiliki Jepang. Kedua, Jepang bermaksud menggunakan kota sebagai basis dalam politik untuk kegiatan subversive mereka dalam melawan pemerintah nasionalis, dengan cara memanfaatkan sepenuhnya keuntungan geografis yang dimiliki oleh Hong Kong. Ketiga, kelompok Jepang bermaksud untuk memanfaatkan kota di wilayah Hong Kong sebagai basis ekonomi dan politik di bagian wilayah selatan kekaisaran Jepang. Selain itu bahwa untuk kedudukan Jepang pasukan dan pemerintah militer sebelumnya akan mengamankan keamanan dan stabilitas ekonomi, dengan melindungi VIP Cina yang dapat dimanipulasi Jepang untuk melemahkan pemerintah nasionalis dan membatasi populasi manusia yang kian meningkat pesat terutama karena perang Tingkok-Jepang di wilayah dataran Cina. 

Gubernur jendral Taiwan, menyebutkan bahwa awal ketika mereka memulai pendudukan wilayah, Jepang memiliki maksud untuk segera membangun pelabuhan kembali yang dimiliki Hong Kong rusak yang diakibatkan oleh pertempuran antara pasukan Jepang dengan Inggris raya sehingga Hong Kong akan mendapatkan kembali kekuatannya sebagai pelabuhan perantara perdagangan seperti dulu sebelum hancur akibat perang perang yang meletus. Upaya yang dilakukan oleh pihak otoritas Jepang yang dimana untuk memperbaiki kembali Hong Kong yang diakibatkan kerukan akibat perang Kong. Bahwa dalam setahun setelah pendudukan, otoritas pihak Jepang berhasil memulihkan infrastruktur dasar seperti memulihkan listrik dan air bersih, 

pengadaan bahan makanan pokok, membangun distribusi sistem dan membangun kegiatan komersial yang dilakukukan oleh penduduk Tionghoa. Namun sulit untuk menganggap Jepang memiliki kontribusi penuh terhadap kota pada waktu itu, dikarenakan jumlah tentara Jepang di Hong Kong terus menerus berkurang setelah dimulainya pendudukan, yang dikarenakan banyak dari mereka yang dikirim ke medan perang lainnya. Akibatnya pihak otoritas Jepang merasa cukup tentara untuk melindungi pusat kota, jalan utama dan jalur kereta api Kowloon-Canton segera setelah invasi (Man & Lun. 2014). 

Referensi 

Man, K., Chi., & Lun, T., Yiu. (2014). Eastern Fortress. South China Morning Post. 

The Hong Kong Fight to Cash Japanese Military Yen. (2015. 14 Agustus). BBC News. https://www.bbc.com/news/world-asia-china-33906603  

Author:

52 thoughts on “Pendudukan Jepang Terhadap Wilayah Hong Kong

  1. Pingback:Guns For Sale

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *