Kehadiran ALBA di Amerika Latin

ALBA atau dalam bahasa Spanyol kepanjangan dari Alianza Bolivarian para Ios Pueblos de Nuestra America ini merupakan sebuah organisasi yang berlandaskan pada integrasi sosial, politik, dan ekonomi di negara-negara Amerika Latin dan Karibia. 14 Desember 2004, ALBA resmi berdiri ditandai dengan penandatanganan yang dilakukan oleh Presiden Venezuela Hugo Chavez dan Presiden Kuba Fidel Castro. Dengan kehadiran ALBA telah memberikan ketertarikan bagi negara lainnya seperti Bolivia, Nikaragua, Dominika, Ekuador, Antigua dan Babuda, Saint Vincent dan Grenadines, Saint Lucia, Grenada dan Federasi Saint Kitts dan Nevis untuk ikut bergabung dalam keanggotaannya. Integrasi yang dilakukan oleh ALBA tidak hanya sebatas pada lingkaran negara anggotanya saja melainkan juga ke berbagai tingkatan. ALBA memiliki program sosial yang berperan sebagai penunjang dari integrasinya, seperti Via Campesina dimana gerakan sosial ini memfokuskan kepada dukungan dan gerakan untuk berpartisipasi di setiap gerakan sosial yang dijalankan.

ALBA juga merupakan salah satu strategi yang dilakukan untuk melawan hegemoni neoliberalisme AS. Seperti yang diketahui, pada tahun 1980 dan 1999 terjadi situasi dimana saat itu Amerika Latin sedang mengalami kondisi stagnasi yang mengakibatkan terjadi krisis ekonomi dan berdampak kepada lemahnya sektor perekonomian produktif. Akibat lainnya juga berdampak pada sebagian wilayah Amerika Latin telah mengalami kebijakan-kebijakan baru seperti aset publik diprivatisasi, regulasi bisnis yang tidak ketat dan ini membuat bank-bank internasional mendapatkan keuntungan dari kondisi yang sedang terjadi. Dengan kondisi ekonomi tersebut telah memberikan dampak negatif terlihat dari angka kemiskinan dan pengangguran yang mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya (Fakih, 2002). Krisis ekonomi kembali terjadi di tahun 2008 dan ALBA hadir menjadi sebagai “penyelamat”. Model ekonomi yang dimiliki dan diterapkan ALBA berbeda dari neoliberalisme sebelumnya. Dalam model ekonomi ALBA, negara menjadi aktor ekonomi yang memiliki kekuatan untuk mengambil tindakan dalam mengontrol kekuatan pasar sedangkan jika model ekonomi neoliberalisme memiliki aturan yang harus diterapkan pada setiap negara tanpa memandang perbedaan.

ALBA memiliki pandangan dalam memerangi kolonialisme yang ada, misalnya kolonialisme yang terjadi di Spanyol dimana ini dipandang Simon Bolivar menjadi sebuah ancaman karena adanya hegemoni dari AS. ALBA yang telah memiliki warisan anti-imperialis Bolivar ini terbilang mampu untuk mengurangi hegemoni dari AS atas Selatan serta mempromosikan kedaulatan nasional negara dengan cara: Pertama, ALBA memberikan dukungan bagi setiap masyarakat dan pemerintah negara bagi yang menginginkan tidak adanya pangkalan militer milik AS dan juga penghentian operasi militer AS. Hal ini selaras dengan apa yang telah terjadi yaitu adanya pemindahan pasukan AS yang semula berada di pangkalan militer Manta Ekuador serta adanya tindak pengusiran personel penegak anti-narkoba di Bolivia. Kedua, ALBA mendorong adanya perluasan perdagangan yang terjadi sesama anggotanya sehingga memungkinkan terjadinya swasembada yang lebih besar dan dapat mengurangi ketergantungan di pasar AS yang selama ini dirasakan. Selain itu, perdagangan yang terjadi antar anggota ALBA juga telah dilengkapi dengan diversifikasi mitra dagang diluar anggota ALBA. Ketiga, adanya pembentukan Bank ALBA dan mata uang regional baru yaitu Sistema Único de Compensación Regional (SUCRE) ALBA telah memberikan alternatif lain terhadap ketergantungan Amerika Latin pada lembaga keuangan internasional yang dianggap di bawah kendali AS dan Eropa.

ALBA memiliki tantangan yang berasal dari internalnya dimana terdapat pihak oposisi dari partai liberal terdiri dari kelas menengah dan kelas atas. Pihak oposisi ini tidak setuju adanya redistribusi kekuasaan dan kekayaan yang terjadi dari yang kaya ke yang miskin. Pihak oposisi ini melakukan paksaan ekonomi, kekerasan pada parlementer, dan kudeta militer untuk merusak perubahan-perubahan yang telah dilakukan ALBA. Menurut Kellogg (2007), mengatakan hal ini bukanlah sesuatu yang mengejutkan ketika negara bagian AS menentang Aliansi Bolivarian dan memandang ALBA sebagai “poros subversi”. Ancaman yang besar untuk Revolusi Bolivarian Venezuela berasal dari dalam dirinya sendiri yang sama halnya terjadi pada organisasi dimana terdiri dari beragam aktor dan adanya dorongan terhadap batasan-batasan struktural, ALBA juga memiliki berbagai macam kontradiksi yang berasal dari internalnya. Program sosial didalam ALBA dijalankan oleh gerakan sosial melalui dewan gerakan sosial yang setara dengan menteri. Dukungan yang berasal dari akar rumput untuk ALBA melalui gerakan sosial independen merupakan kunci yang diterapkan ALBA bahwa ini merupakan sebuah kesepakatan integrasi yang dibuat dari akar rumput. Menurut Jennifer (dalam Muhr, 2013), mengatakan gerakan sosial juga dilakukan terorganisir melalui “pertemuan kontinental gerakan sosial menuju ALBA yang berada diluar struktur formal dan dimaksudkan sebagai inisiatif dari kekuasaan negara.

Referensi

Kellog, P. (2007). Regional Integration in Latin America: Dawn of an Alternative to Neoliberalism?. New Political Science, 29(2), 187-209. https://doi.org/10.1080/07393140701431888

Muhr, T.  (2013). The Politics of Space in the Bolivarian Alliance for the Peoples of Our America-Peoples’ Trade Agreement (ALBA-TCP): Transnationalism, the Organized-Society, and Counter-Hegemonic Governance. Dalam H. Haarstad., M. Amen., & A.Lera (Eds.), Social Movements, the Poor and the New Politics of the Americas (eds. 1, 767-782). Roudledge

Author: Qisthy Vidia

43 thoughts on “Kehadiran ALBA di Amerika Latin

  1. Artikel yang sangat tersusun secara sistematis, memudahkan para Pembaca yang baru mengenal organisasi ALBA di Amerika Latin ini. Bagus Qisthy. Keep it up

  2. Menarik sekali tulisannya. Dapat pengetahuan baru lagi buat saya yg masih awam tentang politik internasional sperti ini. Good job author

  3. Ini sangat menarik mengenai bagaimana usaha AlBA untuk menhadirkan dirinya sebagai upaya untuk menunjukan kekuatannya di Amerika Latin dijelaskan dengan sangat baik.

  4. Pingback:hack instagram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *