Jepang Memilih ASEAN dalam Bidang Kerjasama Keamanan

Asia tenggara yang menjadi kawasan yang sangat strategis khususnya dalam bidang geopolitik. Akibatnya banyaknya kepentingan negara yang berada baik di kawasan tersebut maupun di luar kawasan tersebut.  Kepentingan tersebut senantiasa di dominasi oleh negara negara yang memiliki kepentingan salah satunya kepentingan keamanan atau pertahanan untuk menciptakan stabilitas keamanan. (Rusfiana, 2014)

Berakhirnya perang dingin dan adanya fenomena “kebangkitan China” atau yang lebih dikenal dengan sebutan The rise of china telah menjadikan Jepang untuk melakukan penyesuaian peningkatan hubungan melalui bilateral maupun regional tingkat internasional. Keinginan jepang untuk mempertahankan posisinya dengan meningkatkan hubungan di kawasan asia tenggara dan ASEAN (Hadi, 2009).

Dari hubungan antara Jepang dan ASEAN, Pemerintah Jepang mengupayakan memiliki hubungan kemitraan yang lebih “komprehensif” dengan ASEAN salah satunya  dengan menjalin hubungan keamanan dengan ASEAN. Selain kerja sama ekonomi dan politik yang telah terjalin lama antara Jepang dan ASEAN . Jepang dalam mengupayakan kerjasama keamanan karena ingin memainkan peran yang lebih besar dalam mengamankan Asia Tenggara. Hal ini didorong  keinginan Jepang untuk tetap “relevan” bagi ASEAN dengan latar belakang persaingan dengan kekuatan eksternal lainnya, khususnya China. Tujuan lainnya adalah semakin pentingnya ASEAN bagi keamanan Jepang sendiri, khususnya masalah maritim. Serta adanya ketegasan Beijing yang tumbuh di Laut Cina Timur dan Selatan telah mendorong Tokyo untuk bekerja sama dan membutuhkan mitra regional untuk bersama-sama mengatasinya masalah China.

Jepang dalam hal ini  berupaya untuk lebih banyak kerja sama keamanan dengan ASEAN terkait erat dengan kebangkitan China. Kerjasama keamanan yanng diperkuat Jepang dengan ASEAN dalam berupaya untuk membanun kemitraan yang multidimensi dan komprehensif dengan mengambil inisiatif dalam keamanan kawasan. Jepang berkontribusi dalam pembentukan ASEAN regional forum. Pada akhir 1990-an, Jepang mengedepankan konsep “human security” yaitu kerjasama regional di bidang degradasi lingkungan, narkotika, dan kejahatan transnasional. Adanya kebangkitnya kekuatan yang muncul telah mendorong Jepang untuk melakukan memperbesar perannya Asia Tenggara untuk mendapatkan dukungan dari ASEAN , dan tetap relevan untuk, ASEAN. Dengan demikian, Tokyo telah mengembangkan bidang keamanan, mencari kerja sama dalam masalah non-tradisional dengan ASEAN. Semakin pentingnya ASEAN bagi keamanan Jepang sendiri adalah karena adanya keharusan Jepang untuk melakukan bekerjasama dengan ASEAN jelas terletak pada strategi Jepang di bidang pertahanan dan keamanan. Strategi Keamanan Nasional (NSS) yang dikeluarkan pada Desember 2013 untuk mendefinisikan prinsip-prinsip dasar keamanan nasional, berpusat pada diplomatik dan kebijakan pertahanan yang menunjukkan bahwa Jepang menganggap asosiasi tersebut sebagai mitra keamanan yang penting.

Menuju perdamaian adalah konsep kunci dari strategi keamanan Jepang. Untuk menciptakan kedamaian dan lingkungan strategis yang stabil, negara perlu memainkan peran yang lebih proaktif dalam menangani regional. ASEAN disebut sebagai salah satu mitra strategis terpenting untuk bekerja sama, karena ASEAN berpengaruh terhadap perdamaian dan stabilitas di kawasan Asia Pasifik, Jepang melihat keharusan lebih utuk mendukung upaya mereka untuk memperkuat persatuan.

Jepang sepenuhnya mengakui pentingnya ASEAN karena Jepang perlu meningkatkan kerja sama dengan ASEAN di bidang maritim. Sebagai negara maritim, Jepang telah mengupayakan pengamanan jalur laut untuk pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui perdagangan laut merupakan jalur utama pasokan energi Jepang yang merupakan jalur dari Timur Tengah. Upaya Jepang kerjasama dengan ASEAN selain forum multilateral juga melakukan kerjasama bilateral negara ASEAN seperti Vietnam dan Filipina, yang bertujuan untuk menangani masalah China bersama. (Shoji,2015)           

            Peranan positif dalam membangun sebuah perdamaian atau peace building sudah tidak lagi diragukan karena Jepang dan ASEAN dalam kerjasamanya efektif dalam bekerjasama untuk menciptakan ekosistem perdamaian dan stabilitas global. Jepang telah memilih ASEAN menjadi mitranya dengan memfasilitasi pembangunan ekonomi, sumber daya manusia di kawasan ASEAN. Kemitraan ynag di tuangkan oleh Jepang dan ASEAN di bidang kerjasama keamanan Jepang aktif dalam mendukung ASEAN dalam penanganan terorisme, kejahatan yang terorganisir, keamanan siber, keamanan maritim, perlucutan senjata, dan non proliferasi.  Jepang mengupayakan memiliki hubungan dengan samudra hindia dan pasifik sehingga ASEAN memiliki peran penting dalam pengaplikasiannya.(Sekretariat Nasional ASEAN, 2018)

Referensi :

Rusfiana, Y (2014). Diplomasi Pertahanan Indonesia dalam ASEAN Defence Ministrerial Meeting (ADMM). Jurnal Pertahanan dan Bela Negara, 4(2). 146-149. https://dx.doi.org/10.33172/jpbh.v4i2.335

Hadi, S (2009). Checkbook Diplomacy Jepang dalam Hubungan dengan ASEAN Relevansi dan Tantangan bagi Indonesia. Jurnal Hukum Internasional, 4(2). 216-219. http://ijil.ui.ac.id/index.php/home/article/download/200/pdf_91

Shoji, T (2015). Japan’s Security Cooperation with ASEAN: Persuit of a Status as a “Relevant” Partner. NIDS Journal of Defense and Security, 16. 99-101. http://www.ninds.mod.go.jp/english/publication/kiyo/pdf/2015/bulletin_e2015_5.pdf

Sekretariat Nasional ASEAN. (2018). ASEAN-Jepang Sepakat Tingkatkan Kerja Sama untuk Perdamaian, Stabilitas dan Kesejahteraan Kawasan. http://setnas-asean.id/siaran-pers/read/asean-jepang-sepakat-tingkatkan-kerja-sama-untuk-perdamaian-stabilitas-dan-kesejahteraan-kawasan

Author:

29 thoughts on “Jepang Memilih ASEAN dalam Bidang Kerjasama Keamanan

  1. Pingback:dumps shop legit

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *