Jalur China-Pakistan Economi Corridor (CPEC) Sebagai Jalur Utama Proyek Belt and Road Initiative (BRI)

Dunia digemparkan dengan China yang kala itu dipimpin oleh Xi Jinping, dimana China membuat dan menetapkan Belt and Road Initiative (BRI) yang dinilai sebagai kebijakan ambisius China. Silk Road Economic Belt dan The 21st Century Maritime Silk Road merupakan dua cakupan dari kebijakan BRI. BRI merupakan proyek yang sangat besar dimana mencakup 2/3 populasi global dan 3/4 sumber energi. Adapun salah satu jalur ekonomi yang mecakup di dalamnya yaitu jalur China-Pakistan Economi Corridor (CPEC) yang menjadi jalur utama dari proyek BRI tersebut. Proyek CPEC difungsikan sebagai sebuah penyambung yang menyediakan rute untuk kedua negara yaitu melalui laut Arab dengan keuntungan dari letak geografis Pakistan dan pelabuhan Gwadar. Gwadar sendiri merupakan pintu yang dapat menghubungkan Asia Tengah-Asia Selatan ke wilayah Asia Barat. Peran Gwadar yang penting tersebut diharapkan bisa menjadi jembatan penyambung berbagai wilayah tersebut dalam mengatasi masalah kesenjangan transportasi. Selain itu kawasan ini juga memiliki peran untuk menyediakan jalur ekonomis yaitu jalur yang dapat meminimalisir biaya transit dan sebagai jalur pemasok barang baik dari CPEC maupun lainnya. Pembangunan pelabuhan Gwadar ini juga diikuti dengan pembangunan jalan raya, pipa energi, serta kawasan industri yang akan dibentangkan dari Gwadar ke Kashgar melalui Khunjerab agar mampu meningkatkan perdagangan dari kedua negara (Khan, et al., 2016). Pembangunan ini dilengkapi juga dengan jaringan infrastruktur komunikasi, kawasan ekonomi khusus, serta proyek-proyek pembangunan lainnya di sepanjang koridor guna mendukung proyek CPEC tersebut.

Melalui CPEC maka dapat mengurangi jarak rute yang ditempuh dalam pengiriman maupun penerimaan barang dari jalur darat-laut antara Eropa dan Asia. Hal ini terbukti dari hasil uji coba yang telah dilakukan untuk transportasi sebuah kontainer dari Beijing ke Gwadar dan Karachi hanya memerlukan waktu hampir setengah dari waktu jarak tempuh dengan rute konvensional. Menurut Javaid (2016) terdapat beberapa fase pembangunan pada CPEC ini, yang pertama adalah pembangunan Port Dry di Havelian pada jalur main line 1 dengan target akan selesai pada tahun 2020. Fase kedua adalah dari Kotri ke Quetta melalui jalur Gwadar dengan target akan selesai pada tahun 2025. Pada fase ketiga, akan memperpanjang jalur dari Quetta ke Kotla Jam dengan target akan selesai pada tahum 2025. Adapun kawasan ekonomi khusus yang termasuk dalam CPEC, melalui Growth Identification and Facilitation Framework (GIFF) maka telah teridentifikasi industri yang akan memiliki keunggulan baik dalam hal SDM dan SDA. Diperkirakan Pakistan akan memperoleh banyak keuntungan dan juga akan mampu untuk dapat meningkatkan nilai expor negaranya.

CPEC adalah sebuah contoh dari pengintegrasian yang untuk sebuah tujuan kepentingan geo-strategis dan geo-ekonomi dari China dan juga Pakistan yang berasal dari hubungan panjang kedua negara tersebut dan telah teruji baik dalam hubungan sosial-politik, diplomasi, dan kepercayaan antara satu dengan yang lainnya. Pengaplikasian CPEC awalnya akan menjadi sebuah perubahan bagi perekonomian Pakistan dan menjadi sebuah strategi China untuk dapat mengembangkan wilayahnya. Koridor CPEC ini dianggap adalah sebuah strategi win-to-win untuk kedua negara dan merupakan paket peluang dan inisiatif. Terdapat keuntungan yang akan didapat oleh kedua negara seperti :
a) Keuntungan China
Pelabuhan Gwadar yang dikembangkan oleh proyek CPEC hasil dari inisiasi China akan berfungsi untuk mengurangi biaya memasok minyak dengan harga yang mencapai milyaran dollar. Sebagai negara dengan pengimpor minyak yang besar, tentu keamanan energi menjadi perhatian berar China. Impor minyak yang dilakukan oleh China dari Timur Tengah dan Afrika nantinya tidak akan bergantung kepada pengiriman melalui Selat Malaka dan jalur laut yang berbahaya. Pengiriman melalui Selat Malaka ini memakan waktu hingga 45 hari untuk sampai ke tujuan, namun dengan meningkatkan infrastruktur Gwadar, pengiriman minyak melalui pelabuhan ini hanya akan membutuhkan waktu 10 hari untuk sampai ke tujuan. CPEC ini juga dapat meminimalisir jarak tempuh China menuju ke Timur Tengah yang diharapkan bisa meningkatkan perdagangan dengan CAR dan Afrika. Jarak Gwadar yang dekat Karachi memungkinkan China untuk bisa memantau jalur komunikasi laut. Dimana China dapat mengawasi armada maritim Amerika Serikat yang berada di Teluk Persia dan juga mengawasi Pangkalan Angkatan Laut India yang berada di Mumbai dan Gujarat. Rute CPEC yang melibatkan pelabuhan Gwadar ini dapat memberikan peluang besar bagi China untuk menapaki Samudra Hindia dan Selat Hormuz.
b) Keuntungan Pakistan
Pakistan berharap dapat mengurangi krisis energi dengan menggunakan CPEC sebagai instrumennya untuk dapat memacu pertanian dan perekonomian Pakistan. Dengan letak geografis Pakistan, hampir sebagian perdagangan Pakistan dilakukan melalui laut, sehingga pengembangan Pelabuhan Gwadar akan dapat membantu perdagangan Pakistan yang sebelumnya hanya dapat memaksimalkan pelabuhan Karachi. Pembangunan sosial-ekonomi di Pakistan bergantung kepada investasi China, dimana menginfestasikan ke proyek-proyek pengembangan infrastruktur, energi, dan komunikasi. Bermitranya Pakistan dengan China akan membuat Pakistan dapat mendapatkan cadangan energi yang akan dipasang diproyek-proyek awal dan akan membangun infrastruktur untuk dapat meningkatkan infrastruktur listrik di Pakistan. Pembangunan infrastruktur yang pesat dengan adanya proyek CPEC ini akan mampu untuk memperluas jaringan Pakistan dengan semua sub wilayahnya serta akan meningkatkan hubungan regional antara Pakistan dengan Asia, Eropa, dan Afrika. Proyek CPEC ini nantinya akan menarik perhatian seluruh dunia, karena proyek ini dinilai mampu menuntaskan hambatan investasi serta perdagangan yang dapat menghasilkan pasar luas, yaitu untuk barang-barang manufaktur Pakistan dan mampu mendorong modernisasi Pakistan.

Referensi

Javaid, U. (2016). Assessing CPEC: Potential threats and prospects. Journal of the Research Society of Pakistan, 53(2), 266. http://pu.edu.pk/images/journal/history/PDF-FILES/18-Paper_53_2_16.pdf

Khan, M. M., Malik, A. R., Ijaz, S. & Farwa, U. (2016). China-Pakistan Economic Corridor: A Game Changer. Islamabad.

Author:

19 thoughts on “Jalur China-Pakistan Economi Corridor (CPEC) Sebagai Jalur Utama Proyek Belt and Road Initiative (BRI)

  1. Pingback:Technelo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *