Diplomasi Panda China ke Indonesia

Politik internasional merupakan usaha – usaha yang dilakukan suatu Negara untuk memperjuangkan segala urusan dan tindakan yang terkait dengan kebijakan, strategi, dan lainnya yang diterapkan terhadap Negara lain. Politik internasional sangat rentan karena adanya motivasi pribadi yang sangat ditentukan oleh kondisi internal dan tidak adanya pembatasan universal dalam setiap tindakannya (Nasution, 1991).

Dalam melakukan interaksi dalam politik Internasional banyak cara yang bisa digunakan. Salah satu cara yang biasa digunakan adalah dengan cara berdiplomasi. Diplomasi merupakan suatu seni dalam proses bernegosiasi. Diplomasi merupakan perwakilan dari tekanan politik, milter dan ekonomi terhadap Negara – Negara yang terlibat dalam kegiatan berdiplomasi tersebut. Pelaku yang melakukan diplomasi biasa disebut dengan diplomat. Diplomat merupakan seorang utusan Negara yang bertugas di Negara lain dengan tujuan untuk menjalin hubungan baik dan membahas tentang kerjasama yang bisa dijalin antar kedua Negara. Diplomasi dilakukan untuk mencapai kepentingan nasional. Diplomasi berupaya untuk merubah tindakan, tujuan, kebijakan, dan sikap dari pemerintahan Negara lain. Maka dari itu kemampuan diplomat sangat penting untuk menghasilkan itu semua (Djelantik, 2008).

Indonesia banyak melakukan hubungan diplomasi dengan banyak Negara karena Indonesia terkenal dengan gerakan non blok yang tidak menghalangi Indonesia untuk bekerjasama dan menjalin hubungan dengan Negara manapun. Salah satu hubungan bilateral yang sangat dekat dilakukan Indonesia adalah hubungan bilateral antara Indonesia dengan China. China merupakan salah satu mitra terbaik Indonesia dan hubungan antara keduanya telah terjalin sejak lama. Pasang surut hubungan telah terjadi diantara keduanya. Hubungan terendah terjadi ketika masa kepemimpinan presiden Soeharto di era Orde Baru. Masyarakat Indonesia yang memiliki darah keturunan China banyak mengalami diskriminasi pada saat itu. Bahkan para etnis China dilarang untuk merayakan hari raya China dan pergi ke klenteng pada saat itu. Namun konidisi ini berangsur membaik setelah Gusdur menjabat sebagai Presiden Republik Indonesia. Gusdur memiliki misi untuk mengembalikan hubungan baik dengan China dengan berkunjung langsung ke Negara tersebut.

Diplomasi yang digunakan oleh China untuk melambangkan hubungan politik yang baik antara China dan Negara yang melakukan kerjasama dengan mereka adalah diplomasi panda. Diplomasi panda merupakan bentuk soft diplomacy yang dilakukan China kebeberapa Negara dengan kurun waktu yang telah ditentukan dan biaya yang bervariasai untuk setiap Negara. Diplomasi panda dilakukan oleh China sebagai simbol persahabatan China terhadap suatu Negara yang menjadi mitra. Diplomasi panda dilakukan oleh China untuk memperkuat hubungan kerjasama dibidang ekonomi dan politik terhadap Negara penerima. Hal ini menjadi kenyataan setelah China mengirim panda ke Indonesia pada tahun 2017 yang ditandai dengan meningkatnya hubungan kerjasama kedua Negara. Hal yang dilakukan China ini merupakan suatu hal yang cukup unik, dimana mereka menggunakan hewan langka asli Negara mereka sebagai alat untuk melakukan diplomasi kepada Negara sahabat (Yulianigsih, 2019).

Indonesia menjadi Negara ke-16 di dunia yang mendapatkan pinjaman perkembangbiakan Giant Panda dari China. Diplomasi panda telah dilakukan oleh China sejak masa Dinasti Tang tahun 618 – 907. Semenjak awal abad ke-20 diplomasi panda semakin terlihat di Negara Barat. Para warga Negara China percaya jika Panda adalah simbol perdamaian. Hal ini dikarenakan sifat Panda yang lembut dan tidak pernah menyakiti manusia atau binatang lainnya. Menurut rakyat China, Panda juga merupakan perwujudan langusng dari simbol Yin dan Yang, yang dipercaya menghasilkan keharmonisan perdamaian. China mengirim dua panda ke Indonesia pada bulan September 2017. Panda – panda itu memiliki nama Hu Chun dan Cai Tao (Nugroho, 2017).

Dari diplomasi panda yang dilakukan oleh Negara China terhadap Indonesia ada aspek bisnis dalam diplomasi tersebut. Kerjasama ini tidak hanya terjalin antara dua Negara namun ada pihak lain yaitu Taman Safari Indonesia dengan China Wildlife Conservation Association. Indonesia mendapatkan keuntungan dari kerjasama ini mengingat China tidak melakukan kerjasama ini ke setiap Negara. Indonesia mendapatkan keuntungan dengan semakin eratnya hubungan Negara Indonesia dan China dengan demikian jika diplomasi panda ini berjalan dengan baik untuk 10 tahun kedepannya maka akan memperbesar kesempatan Indonesia mendapatkan investasi lainnya dari China (Nugroho, 2017).

Referensi

Djelantik, S. (2008). Diplomasi Antara Teori & Praktik. Graha Ilmu.

Nasution, D. (1991). Politik Internasional. Erlangga.

Yulianingsih, A. (2019). Pengaruh “Diplomasi Panda” Terhadap Penguatan Kerjasama Bidang Ekonomi China dan Indonesia Tahun 2017-2019. [Bachelor dissertation, Universitas Bakrie]. Repository. http://repository.bakrie.ac.id/id/eprint/2636

Nugroho, W. (2017, 29 September). Diplomasi Panda Tirai Bambu di Indonesia. Kompas.com. https://www.google.com/amp/s/amp.kompas.com/internasional/read/2017/09/29/19355721/diplomasi-panda-tirai-bambu-di-indonesia

3 thoughts on “Diplomasi Panda China ke Indonesia

  1. Pingback:Hp Sunucu destek

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *