Memanasnya Hubungan Iran dan Israel Akibat Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran

Kawasan Timur Tengah merupakan kawasan paling rawan konflik di dunia, karena berada pada kondisi yang tidak kondusif karena adanya pergesekan geopolitik wilayah. Adanya kekuatan dari luar kawasan belum bisa menstabilkan kawasan karena struktur negara yang lemah di kawasan tersebut. Untuk mencapai keunggulan yang kompetitif, kekuatan luar kawasan ini dibangun atas dasar memperkuat divisi internal dalam kawasan. Fakta-fakta tersebut telah menghambat integrasi geopolitik kawasan karena sebagian negara dalam kawasan tersebut mengandalkan dukungan militer dari eksternal. Secara geografis, kawasan Timur Tengah memiliki karakteristik unik dan sumber daya yang melimpah namun dirusak oleh konflik yang intens dalam kawasan. Kawasan Timur Tengah dicirikan sebagai kawasan Shatterbelt yang dicirikan oleh perpecahan yang mendalam di dalam atau antara negara dan masyarakat yang berdaulat, yang kemudian semakin dipicu dengan adanya persaingan kekuatan yang besar. Istilah shatterbelt mengacu pada kawasan geografis yang terjadi konflik lokal di dalam atau antar negara di kawasan tersebut serta terdapat keterlibatan kekuatan besar ekstra-regional yang bersaing. Studi tentang konflik di daerah yang dilanda konflik lokal atau antar negara kawasan menunjukkan bahwa hal tersebut terjadi karena perpecahan etnis, agama atau bahasa yang menyebabkan negara-negara tersebut terjadi perang saudara dengan kemungkinan eskalasi konflik yang lebih tinggi karena adanya keterlibatan kekuatan eksternal (Zulfqar, 2018).  

Salah satu negara yang terjadi konflik antar negara kawasan Timur Tengah adalah Iran dan Israel. Pada awalnya, Iran memiliki hubungan diplomatik yang baik dengan Israel dalam rentang waktu tahun 1948-1979 dan dalam rentang waktu ini Iran memberikan pengakuan de facto terhadap eksistensi entitas negara Israel, hal ini terjadi ketika Iran masih berbentuk monarki (Sihbudi, 1991). Hubungan yang mulanya terjalin baik kemudian berubah pada tahun 1979 ketika Iran mengalami revolusi islam. Revolusi islam Iran kemudian membawa perubahan drastis terhadap hubungan Iran-Israel, pemicu utamanya disebabkan pengakuan Iran dan memberi dukungan penuh atas entitas politik Palestina. Lalu, hubungan diplomatik de facto dengan Israel diputus oleh Iran pasca revolusi (Ilham, 2019). Sikap anti Israel tetap bertahan meskipun Iran telah berganti banyak kepemimpinan (Lifanti & Harmiyati, 2012). Seiring waktu, rivalitas antara Iran dan Israel semakin berkembang. Hal ini disebabkan semakin dinamisnya geo-politik di kawasan Timur Tengah berdampak pada meningkatnya potensi rivalitas kedua negara. Isu nuklir menjadi salah satu faktor yang meningkatkan ketegangan rivalitas Iran-Israel. Meski Iran telah memberi pernyataan bahwa program nuklir mereka hanya untuk kepentingan damai, namun Israel menganggap bahwa Iran mengembangkan program nuklir tersebut guna membuat senjata nuklir (“Israel PM Benjamin Netanyahu unveils”, 2018). Program nuklir Iran menjadi ancaman bagi Israel. Menurut Israel, program nuklir Iran dapat membahayakan keamanan dan kestabilan negaranya serta kawasan Timur Tengah. Menanggapi pernyataan Israel, Iran menemukan data yang mengindikasi bahwa Israel juga memiliki senjata nuklir. Lalu pada tahun 2020, Iran meningkatkan pengayaan uranium yang sudah melewati batas dari perjanjian nuklir tahun 2015. Iran juga menempatkan milisinya di Suriah yang dinilai sebagai ancaman oleh Israel (“Israel Peringatkan Ilmuwan Nuklir ”, 2020). Karena hal ini, Israel melihat bahwa Iran sedang membangun senjata nuklir dan akan merusak kestabilan kawasan.

Ilmuwan nuklir Iran yang bernama Mohsen Fakhrizadeh tewas pada 27 November 2020 akibat ditembak setidaknya tiga kali menggunakan senapan mesin yang dikendalikan dari jarak jauh. Mohsen bersama istrinya sedang berada dalam perjalanan menggunakan mobil anti peluru di Kota Absard, timur Teheran. Mobil tersebut juga dikelilingi oleh tiga kendaraan yang bertugas untuk mengawal keamanan. Mohsen mendengar suara tembakan yang mengenai mobilnya sehingga ia keluar dari mobil untuk menyelidiki tembakan tersebut. Ketika turun dari mobil, Mohsen ditembak sebanyak tiga kali dari sebuah mobil yang berjarak 150 meter, kemudian mobil tersebut meledak. Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menuding Israel sebagai pihak yang berada di balik pembunuhan tersebut. Pihak Iran mengklaim bahwa memiliki bukti senjata yang digunakan untuk membunuh Mohsen Fakhrizadeh.

Sejumlah pakar skeptis atas klaim Iran yang menuduh Israel terlibat dalam kematian ilmuwan Iran yang terbunuh lewat operasi serangan jarak jauh oleh Israel. Para pakar menjelaskan beberapa alasan yang mendukung pernyataan skeptis mereka atas klaim Iran (“Ahli Ungkap Soal Israel”, 2020), yaitu: Pertama, penembekan jarak jauh merupakan operasi yang memiliki resiko tinggi dan cukup sulit dilakukan. Namun secara teori, pakar tidak menepis kemungkinan pembunuhan tersebut. Tapi, hal ini memiliki resiko kegagalan yang besar karena potensi salah sasaran lebih besar. Kedua, banyak hal yang harus diselundupkan dan disiapkan diam-diam. Apabila pembunuhan dilakukan oleh negara lain, maka pelaku harus menyelundupkan sejumlah senjata dan teknologi yang mendukung seperti alat menerima data satelit, relai komunikasi dan senjata yang dapat dioperasikan dari jarak jauh. Untuk menghindari deteksi petugas, maka peralatan tersebut perlu diselundupkan sedikit demi sedikit dan dirakit kembali di Iran. Peralatan tersebut pun harus disimpan secara diam-diam di suatu tempat. Ketiga, keraguan atas ledakan mobil. Agensi berita Iran mengklaim bahwa kendaraan yang digunakan dalam pembunuhan tersebut meledak. Dengan demikian, maka bahan peledak mobil  yang dioperasikan dari jarak jauh harus disimpan dengan aman.

Israel tidak memberi komentar atas pernyataan Iran yang menuduh Israel di balik kematian ilmuwan nuklir Irak. Namun, Israel memberi peringatan pada pakar nuklir Israel untuk waspada terhadap aksi balasan Iran (“Israel Peringatkan Ilmuwan Nuklir”, 2020). Ilmuwan Israel diminta untuk mengubah kebiasaan sehari-hari agar menyulitkan pengintaian serta waspada terhadap kiriman paket. Peringatan tersebut bukan hanya ditujukan bagi ilmuwan nuklir, Israel juga memberi peringatan pada warga negaranya yang berada di luar negeri seperti di Afrika atau Georgia, Azerbaijan Turki, wilayah Kurdi di Irak, Uni Emirat Arab dan Bahrain, negara-negara tersebut secara geografis dekat dengan Iran. Pertemuan diplomatik Israel juga telah dibatalkan untuk menghindari serangan balik Iran. Lebih lanjut, Pada Desember 2020, Israel mendatangkan kapal berteknologi canggih  yang akan disiagakan di garda depan untuk melindungi gas alam lepas pantai. Kapal tersebut juga menandakan Israel akan meningkatkan kekuatan Israel dari ancaman negara lain seperti Iran (“Israel Terima Kapal Perang Tercanggih, Siaga Lawan Iran”, 2020).

Kawasan Timur Tengah merupakan kawasan rawan konflik sehingga dapat dicirikan sebagai kawasan shatterbelt. Konflik Iran dan Israel bukan hal baru dalam dinamika geopolitik Timur Tengah. Kedua negara tersebut telah berkonflik pasca revolusi islam Iran pada tahun 1979. Semakin memanasnya rivalitas antara Iran dan Israel dipicu isu program nuklir Iran yang menjadi ancaman bagi Israel. Menurut Israel, program nuklir tersebut akan mengancam keamanan dan kestabilan negaranya serta kawasan. Isu ini semakin diperpanas dengan kematian ilmuwan nuklir Iran bernama Mohsen Fakhrizadeh. Iran mengklaim bahwa Israel menjadi pelaku dari pembunuhan Mohsen Fakhrizadeh. Namun, klaim tersebut mendapat pro kontra dari para ahli. Israel sendiri tidak memberi tanggapan atas pernyataan Iran tersebut. Kematian ilmuwan nuklir Mohsen juga menandai babak baru memanasnya kedua negara tersebut. Israel telah mengambil langkah untuk mengantisipasi aksi balasan dari Iran, seperti memberi peringatan bagi setiap warga negara Israel baik berada dalam negeri atau luar negeri, serta Israel juga mendatangkan kapal perang baru untuk memperkuat negaranya. Meskipun Iran-Israel telah berselisih sejak lama, namun kedatangan kapal perang baru milik Israel semakin memperkeruh dan meningkatkan ketegangan antar kedua negara. Lebih lanjut, aksi saling balas antara Israel dan Iran dapat memicu pecahnya perang antar kedua negara. Perang tersebut kemudian memungkinkan masuknya kekuatan eksternal untuk melakukan intervensi yang akan semakin mengancam keamanan dan kestabilan kawasan Timur Tengah.

Daftar Pustaka

Ilham, M. (2019). Status Quo Konflik Iran-Israel (2005-2018). Tabuah, 23(1), 1-8. https://www.rjfahuinib.org/index.php/tabuah/article/download/213/193

Lifanti, V. A., & Harmiyati, H. (2018). Kebijakan Pemerintah Mahmoud Ahmadinejad Membangun Kekuatan Militer Iran Sebagai Respon Terhadap Persepsi Ancaman Israel. Paradigma, 16(1), 35-41. https://doi.org/10.31315/paradigma.v16i1.2457

Sihbudi, M., R. (1991). Bara Timur Tengah: Islam, dunia Arab, Iran. Mizan.

Zulfqar, S. (2018). Competing Interests of Major Powers in the Middle East: The Case Study of Syria and Its Implications for Regional Stability. Perceptions, 23(1), 121-148. https://dergipark.org.tr/tr/download/article-file/815459

Ahli Ungkap Soal Israel di Balik Tewasnya Ilmuwan Nuklir Iran. (2020, 01 Desember). CNN Indonesia. https://m.cnnindonesia.com/internasional/20201201125542-120-576551/ahli-ungkap-soal-israel-di-balik-tewasnya-ilmuwan-nuklir-iran

Israel Peringatkan Ilmuwan Nuklir Waspadai Pembalasan Iran. (2020, 07 Desember). CNN Indonesia. https://m.cnnindonesia.com/internasional/20201207134303-120-578903/israel-peringatkan-ilmuwan-nuklir-waspadai-pembalasan-iran

Israel PM Benjamin Netanyahu unveils ‘Iran nuclear archive’. (2018, 30 April). BBC News. https://www.bbc.com/news/av/world-middle-east-43950636/israel-pm-benjamin-netanyahu-unveils-iran-nuclear-archieve

Israel Terima Kapal Perang Tercanggih, Siaga Lawan Iran. (2020, 03 Desember). CNN Indonesia. https://m.cnnindonesia.com/internasional/20201203124040-120-577519/israel-terima-kapal-perang-tercanggih-siaga-lawan-iran

Author:

8 thoughts on “Memanasnya Hubungan Iran dan Israel Akibat Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran

  1. Hi,

    We’re reaching out to ask if you accept guest/sponsored posts on iirs-center.com?

    We’re an outreach agency with a client reach of approaching 26 million people, so we’re quite confident that you’ll receive orders from us.

    If our offer is of interest to you, please complete the form here: https://backlinkpro.club/submit-your-site

    Kind Regards,
    Natalie

  2. Pingback:kardinal stick

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *