Kaitan Islam dan Demokrasi ? Bagian dari Dinamika Politik Kawasan Timur Tengah

Politik di kawasan Timur Tengah sepenuhnya belum menganut sistem politik yang demokratis. Sebagian masih berbentuk monarki otoriter dan sebagian berbentuk republik namun tetap saja masih otoriter. Mengapa demikian ? Karena Negara-negara tersebut masih bangga dengan hegemoni politiknya yang diperankan melalui otoritas monarki ( kerajaan).

Masyarakat sipil di Timur Tengah dapat ditandai sebagai suatu bentuk instrument yang mengontrol berbagai aspek sosial dalam rezim Arab yang bersifat otoriter. Di kawasan Timur Tengah ini, masyarakat sipil tidak berperan sebagai mediator untuk kebebasan melainkan memperluas kontrol sosial suatu Negara terhadap warga negaranya.

Sebelum terjadinya kemunduran dalam proses demokrasi di Mesir, terdapat diskusi politik yang terbuka di Mesir. Hal yang sama juga terjadi di beberapa Negara Timur Tengah seperti Maroko dan Tunisia yang ditandai dari tingginya partisipan yang aktif dalam diskusi politik. Di Maroko dan Tunisia, partai politik yang mengambil inisiasi terbesar dalam proses politik adalah partai-partai islam. (Seeberg, 2015)

Tunisia dan Mesir terlihat jelas sedang mengalami dinamika politik setelah kemunduran dalam proses demokrasi yang memunculkan gerakan revolusioner yang menumbangkan rezim penguasa. Tunisia menjadi pusat gelombang revolusi yang mempengaruhi konstelasi politik di Timur Tengah, dimana rezim Ben Ali  harus menerima kenyataan untuk mundur. Mesir juga melakukan hal yang sama dengan bentuk gerakan masaa untuk menggulingkan rezim Hosni Mubarak. (Zada, 2015)

Sebenarnya Timur Tengah merupakan kawasan yang geopolitiknya dipengaruhi oleh konstelasi politik di daerah sekitarnya. Geopolitik di kawasan ini  berpusat pada tiga kekuatan utama yaitu Arab, Mesir, dan Iran. Namun Arab dan Mesir sebagai perwakilan dari negara Suni. Sedangakan Iran mewakili negara Syiah yang memainkan peran penting di kawasan Timur Tengah dalam melawan hegemoni pihak barat.

Geopolitik di kawasan ini sebenarnya diepengaruhi oleh agama Islam yang melekat dalam konstelasi politik nasional. Islam menjadi faktor yang penting dalam menempatkan konstelasi politik di Timur Tengah. Sejarah yang terbentuk ini tidak bisa dihindarkan dari berkembangnya Islam dalam dunia politik internasional.

Pada dasarnya Islam memiliki kesamaan dengan demokrasi pada hal-hal yang berbau keadilan, persamaan, kemerdekaan, dan lainnya. Sejarah yang dimiliki Timur Tengah masih terbawa pengaruh Islam sejak dulu yang memiliki otoritas penuh dari para raja. Islam dikatakan tidak cocok atau sinkron dengan demokrasi dikarenakan realitas empirik raja yang bersikap otoriter. (Yani, 2014)

Dalam dunia politik internasional di negara Islam Timur Tengah, demokrasi tampaknya dimungkinkan dalam kurun waktu yang cukup panjang. Karena secara historis kawasan Timur Tengah termasuk wilayah paling sulit di dunia bagi kebebasan politik dan demokrasi. Terlebih lagi orang-orang Islam semakin tidak sependapat dalam bersuara.

Dinamika politik Timur Tengah juga menghadirkan kejutan yang menarik. Seperti halnya terjadi pada negara Republik Islam Iran yang sering dituduh anti demokratis oleh Amerika Serikat. Namun Republik Islam Iran dikenal sebagai sistem pemerintahan yang paling demokratis di kawasan Timur Tengah salah satu contohnya adalah kebebasan dalam berpendapat.

Willian L. Cleveland (1994) menyebut bahwa Revolusi Islam Iran memiliki pengaruh yang signifikan tidak hanya iran teatapi juga kawasan Timur Tengah, dan juga negara-negara Islam di dunia. Hal tersebut menjadi sebuah dorongan untuk umat muslim di mana pun untuk semangat dalam melakukan perubahan. (Cleveland, 1994)

Di tengah dinamika politik itulah gerakan politik dari aliran apapun biasanya akan muncul. Seperti kelompok liberal, sosialis, dan Islam akan memperebutkan sebuah kekuasaan. Maka dari itu, Islam akan memaikan peran yang signifikan dalam setiap transisi politik. Karena negeri-negeri muslim seperti Tunisia, Mesir, dan Iran memiliki akar sejarah dan ideologi mengenai Islam.

Kebangkitan politik Islam telah mewarnai dinamika politik di kawasan Timur Tengah, terutama dengan banyaknya munculnya partai Islam dan organisasi masyarakat Islam. Kecenderungan inilah yang menjadikan sebagian masyarakat terkejut ketika tahu bahwa Islam radikal mengalami pertumbuhan yang signifikan.

Namun, di pihak lain seperti negara barat menginginkan adanya liberalisme politik didalam sebuah demokrasi. Tarik menarik yang terjadi antara Islamisme, radikalisme, dan liberalisme inilah yang akan terjadi di negeri-negeri muslim dalam dinamika politik di kawasan Timur Tengah. Sehingga kaitan antara Islam dan demokrasi ini cukup berpengaruh dalam dinamika politik Timur Tengah. Maka dari itu, kemenangan akan tergantung dari konsolidasi kelompok dalam merebut kekuasaan politik di pemerintahan.

Daftar Pustaka

Cleveland, W. L. (1994). A History of Modern Middle East. Westtiew Press.

Seeberg, P. (2015). Bringing People Back in Politics: The Role of Civil Society, Political Parties, and Regional Organizations in a Changing Middle East. Democracy and Security, 11(2), 98-110. http://dx.doi.org/10.1080/17419166.2015.1036235

Yani, M. T. (2014). Wacana Pemerintahan Demoktis dan Dinamika Politik di Negeri-negeri Timur Tengah: Saudi Arabia, Yordania, Mesir, Iran, dan Turki. Jurnal Studi Keislaman, 1(2), 121-134. https://doi.org/10.15642/islamica.2007.1.2.121-134

Zada, K. (2015). Gelombang Revolusi dan Transisi Politik di Timur Tengah dan Afrika Utara. Filsafat dan Budaya Hukum, 2(1), 64-65. https://doi.org/10.15408/sjsbs.v2i1.2242

53 thoughts on “Kaitan Islam dan Demokrasi ? Bagian dari Dinamika Politik Kawasan Timur Tengah

  1. Artikel yang sangat menarik untuk dibaca, dikemas dengan bahasa yang sangat mudah dipahami, dan menambah wawasan bagi para pembacanya. Good job, author🙏

    1. Artikel yang menambah pengetahuan, keren bangat. Saya baru tau, ternyata Politik di Timur Tengah ada yang menganut sistem demokrasi dan ternyata sistem politik di Timur Tegah serumit itu xixi ditunggu artikel selanjutnya yaw author✨

  2. Sangat menarik artikelnya, mudah dipahami isi artikelnya. Terima kasih sudah membuat artikel seperti ini, semoga bisa terus membuat artikel yang bermanfaat seperti ini

  3. Pemahaman inspiratif & sensasional! Saya jadi ingat waktu bertemu muslim timur tengah bernama Khaleed dan beliau membicarakan penaklukan serupa di tanah fajar

  4. Setuju banget apa yang disampaikan Author bahwa adanya Tarik menarik antara Islamisme, radikalisme, dan liberalisme inilah yang terjadi di negeri-negeri muslim dalam dinamika politik di kawasan Timur Tengah, sehingga selain karena sistem pemerintahan yang masih melekat pada monarki, perwujudan demokrasi di Timur Tengah bukanlah hal yang mudah, menjadikan kudeta dan perang sipil menjadi jalan pintas untuk mewujudkan demokrasi di Timur Tengah.

    1. nice! panasnya politik timur tengah memang selalu menarik untuk dibahas. goodjob author, artikel dikemas dengan sangat informatif!

  5. Artikel yg bgus dan informatif, jdi bhn pelajaran bgaimana demokrasi diterapkan di negara timur tengah yg mayoritas Islam serta dlm dinamika politik yg cukup bergejolak.

  6. “Islam memiliki kesamaan dengan demokrasi pada hal-hal yang berbau keadilan, persamaan, kemerdekaan, dan lainnya”. Yang sama mari ikuti, yang berbeda tinggalkan.
    Artikel menarik, ditunggu Artikel selanjutnya, kalau bisa bahas yang lebih ekstrim

  7. Bacaan yang menarik untuk bahasan mengenai demokrasi di timur tengah, untuk selanjutnya mungkin bisa membahas bagaimana peran partai komunis bisa masuk ke negara India, terima kasih

  8. Bahasan yang menarik, keren… saran untuk penulis supaya bisa lebih luas lagi dalam mencari referensi mengenai sejarah politik di timur tengah agar dapat menguatkan isi yg akan dimuat..
    Good job👍

  9. Menarik persoalan Islam dan Demokrasi. Apalagi liberalisme mulai masuk, sehingga Islam harus menjadi landasan utama. Nice article

  10. Wahh mas harya luar biasa isi dalam artikel ini sangat membantu dan menambah pembelajaran baru untuk saya.. ditunggu artikel selanjutnya. Sukses terus untuk mas harya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *