Hambatan Investasi China Terkait Peraturan Baru di Myanmar

Investasi asing langsung luar negeri dapat diartikan sebagai suatu investasi yang mengaitkan hubungan dalam waktu jangka panjang dan memperhitungkan kepentingan yang bersifat tetap dan kontrol dari perusahaan pada suatu bidang ekonomi (investor asing langsung atau perusahaan induknya). Investasi asing langsung luar negeri merupakan arus modal di dunia internasional di mana perusahaan dari suatu negara yang mendirikan atau memperluas perusahaannya di negara lain. Oleh sebab itu, tidak hanya perpindahan sumber daya, tetapi juga pemberlakuan kontrol terhadap perusahaan luar negeri.

Myanmar adalah salah satu negara di kawasan Asia Tenggara yang mempunyai hubungan kerja sama yang kuat dengan China. Hal itu dapat dilihat dari fakta bahwa letak geografis Myanmar yang berbatasan langsung dengan China dan menjadikan Myanmar sebagai mitra kerja sama strategis China, khususnya di bidang perdagangan dan ekonomi. Myanmar memperoleh kemerdekaannya pada 4 Januari 1948. Pemilihan umum saat 7 November 2010 merupakan pemilihan umum pertama dalam 20 tahun terakhir. Di dalam pemilihan itu, The Union Solidarity and Development Party ( USDP ) mendapatkan suara terbanyak. Kemenangan yang diperoleh USDP membuat Myanmar untuk menjalankan model pemerintahan baru yaitu ‘ pemerintahan sipil baru ‘. Pemerintahan baru itu kemudian dipimpin oleh Presiden Thein Sein, mantan Perdana Menteri Myanmar. Dipimpinnya Myanmar oleh Presiden Thein Sein yang membentuk USDP sebagai perpanjangan tangan dari militer lewat ditanamkannya sudut pandang bagi demokratisasi dan reformasi ekonomi. menurut Narayanan, dua karakteristik utama dari budaya politik Myanmar pada masa itu yaitu keinginan pemerintah untuk memonopoli sektor sumber daya dan juga pemerintahan yang mempertahankan retorika ‘kebangsaan’ dalam pengesahannya (Narayanan, 2011).

Pada 2010 memperlihatkan tahap perubahan Myanmar di bidang perekonomian dengan lebih tertata terhadap perekonomian dunia. Tahun 2011, Myanmar menciptakan zona hukum khusus ekonomi sebagai mekanisme resmi untuk pemerintahan dalam mempromosikan investasi asing pada zona industri khusus. Terkait dengan ekonomi, pengurangan investasi oleh China terhadap Myanmar pada tahun 2012 merupakan hasil yang didapat akan sikap ‘China-tidak ramah’ oleh Myanmar. China kemudian memberikan peringatan terhadap perusahaannya karena meningkatnya risiko politik terkait adanya investasi China Di Myanmar (Sun, 2012). Semakin berkurangnya jumlah aliran investasi oleh China Di Myanmar, investasi yang dilakukan oleh negara non – China pada periode 2012 sampai 2013 mampu dikatakan jauh dari cukup untuk menutupi penurunan yang tajam akan investasi China. Seperti diketahui sebelumnya bahwa China merupakan pasar yang besar dan menguntungkan bagi Myanmar. Penurunan investasi China menyebabkan jumlah investasi asing Di Myanmar turun pada tahun 2012. Hal tersebut memperlihatkan penurunan yang sangat tajam jika dibandingkan pada periode 2010 dan 2011. Setelah Di hentikannya proyek bendungan Myitsone, China dilaporkan tidak lagi melakukan investasi besar di Myanmar. Pihak China dalam hal ini lebih memilih untuk mempertahankan perjanjian – perjanjian yang sudah dicapai sebelumnya dengan pihak pemerintah Myanmar. Ada Tiga investasi penting Di Myanmar oleh China setelah transformasi Myanmar adalah investasi Di  bendungan Myitsone, pertambangan tembaga Letpadaung dan pipa minyak dan gas China – Myanmar (Sun, 2012). Kondisi domestik Myanmar yang tidak pasti menjadikan salah satu alasan China untuk mengurangi investasinya Di Myanmar. Jika dulu investasi China masuk hanya membutuhkan kesepakatan lewat pemerintah pusat, tapi sekarang proses kesepakatan investasi lebih susah karena adanya berbagai kondisi dan situasi yang harus dipenuhi dari pemerintah, parlemen juga militer, baik pada level pusat maupun lokal (Sun, 2012).

Atas kebijakan dari pemerintah Myanmar terkait peraturan baru tentang investasi di negaranya, pemerintah China menanggapi hal tersebut dengan bijaksana yaitu dengan turut mengikuti kebijakan terbaru yang dibuat oleh pemerintah Myanmar terkait investasi, tanpa melakukan perlawanan atau sebagainya. China menerima rekomendasi jika mendapatkan saran yang baik untuk menciptakan kerja sama timbal balik yang lebih kuat antara Myanmar dan China. Bahwa tanggapan dari China tersebut dapat dikatakan sebagai kepentingan China agar ekonomi dan investasi China Di Myanmar dapat tetap berjalan, walaupun jelas risikonya seperti dominasi China Di Myanmar tentu akan berkurang dibandingkan pada masa rezim militer sebelumnya, Upaya – upaya investor China Di Myanmar setelah itu juga lebih baik dengan melirik kepada kondisi lingkungan dan masyarakat Myanmar. Investor ditekan untuk beradaptasi dengan lingkungan investasi yang baru, kemudian menghasilkan perubahan yang dapat diamati dalam pola perilaku investasi China Di Myanmar (Mark & Zhang, 2017).

Referensi:

Mark, S. & Zhang, Y (2017). From Impediment to Adaptation: Chinese Investments in Myanmar’s New Regulatory Environment. Journal Of Current Southeast Asian Affairs, 36(2), 86-90.  https://doi.org/10.1177/186810341703600203

Narayanan, R. (2011). China and Myanmar: Alternating between ‘Brother’ and ‘Cousins’. China Report, SAGE Pub, 46(3), 255. https://www.researchgate.net/publication/258128881_China_and_Myanmar_Alternating_between_’Brothers’_and_’Cousins’

Sun, Y. (2012). China and the Changing Myanmar. Journal of Current Southeast Asian Affairs, GIGA, 31(4), 61-63.  https://doi.org/10.1177%2F186810341203100403

Author: natalia kristina

hello dear

65 thoughts on “Hambatan Investasi China Terkait Peraturan Baru di Myanmar

    1. informasi yang sangat menarik dan sangat sangat menambah wawasan tentang investasi luar negri
      thank you dan semangat menulis lagi yaa!!! ditunggu artikel2 lainnya 🙂

    1. Menarik ketika sebuah pemerintahan suatu negara seharusnya membuat peraturan untuk mempermudah masuknya investasi asing justru kebijakan dibuat dengan tujuan sebaliknya. Apakah hal ini disebabkan memang untuk menghambat pengaruh China di Myanmar? Tulisan ini mampu mengupasnya dengan baik. I appreciate, Talya

  1. Wah terima kasih banyak sudah membuat artikel ini, sangat informatif dan membantu menambah wawasan, ditunggu ya kak artikel selanjutnya. Semangat!

  2. Perkembangan disuatu negara dan hubungan antar negara menjadi suatu wawasan terbaru bagi pembaca, terima kasih dan tetap semangat 🎆🎇

  3. Pingback:Evolve Athletics

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *