Kerja Sama Jepang – ASEAN : Pentingnya ADMM-Plus bagi Jepang

Konsep kerja sama internasional telah digunakan dalam literatur tentang hubungan internasional yang telah memperdebatkan bagaimana kerja sama muncul dan bertahan dalam sistem internasional yang anarkis. Menurut Axelrod (1997) bahwa kerja sama terjadi, ketika aktor menyesuaikan perilaku mereka dengan kecenderungan yang sebenarnya atau yang diantisipasi. Oleh karena itu, kerja sama internasional menggambarkan interaksi untuk mencapai tujuan bersama ketika kecenderungan aktor tidak sama atau sebagai peredam konflik. Kerja sama Internasional mencakup interaksi antara berbagai jenis aktor yaitu tidak hanya antar pemerintah, tetapi juga lintas negara dan pada berbagai skala bilateral dan multilateral, regional dan global. Hal ini tidak bisa dihindari, karena pada dasarnya setiap negara saling membutuhkan, begitupun yang dilakukan oleh Jepang. Dalam tujuan mengembangkan Kerja sama regional, jepang terus berupaya memperluas pengaruhnya di Kawasan asia tenggara melalui organisasi regional ASEAN. Apa sebenarnya tujuan Jepang menjadikan ASEAN sebagai mitranya? Mengapa Kerja sama ini diperlukan?

Jepang merupakan salah satu mitra yang cukup besar bagi ASEAN. Hubungan ASEAN dan Jepang lebih terlihat pada kemitraan ekonomi, seiring perkembangan kerja sama antara ASEAN dan Jepang tidak hanya di sektor ekonomi, tetapi berkembang ke sektor keamanan. Diketahui sejak 1994, Jepang telah mensponsori Asia-Pacific Security Seminar tahunan, yang mengundang perwira berpangkat letnan kolonel dari delapan belas negara. Pada tahun 1996, Jepang melembagakan Forum tahunan otoritas pertahanan wilayah Asia – Pasifik, di mana direktur jenderal yang bertanggung jawab atas kebijakan pertahanan di kementerian pertahanan dari sekitar dua puluh negara berpartisipasi. Sebagian besar negara ASEAN termasuk dalam pertemuan tersebut. Selain itu pada tahun 1994 juga, Jepang berkontribusi besar dalam pembentukan ASEAN Regional Forum (ARF) (Jimbo, 2016). Jepang telah menjadi pendukung aktif dalam proses dialog kemanan Regional. Salah satu kegiatan ARF adalah pertemuan tahunan para kepala sekolah pertahanan negara anggota. Pada tahun 2002, perguruan tinggi pertahanan Jepang, Institut Nasional untuk Kajian Pertahanan di bawah Badan Pertahanan, menyelenggarakan pertemuan ini di Tokyo. Mayoritas personel yang hadir dalam pertemuan ini adalah perwira tinggi militer. Hal tersebut dapat memperlihatkan sebagian kecil bagaimana kontribusi Jepang untuk ASEAN (Masashi, 2003).

Kembali kepada pembahasan, apa yang menjadi tujuan jepang melakukan Kerja sama serta penguatan keamanan? Tentunya pemerintahan Jepang hendak berupaya menjadi mitra yang lebih komprehensif bagi ASEAN, selain pada bidang ekonomi dan politik. Jepang ingin memiliki peran yang lebih besar di Asia Tenggara. Selain itu, ASEAN sangat penting bagi keamanan Jepang sendiri. Berdasarkan National Security Strategy (NSS) yang dikeluarkan Jepang, ASEAN merupakan kunci utama dari berjalannya NSS yang bertujuan menciptakan wilayah strategis yang stabil (Shoji, 2015). Selain kepentingan Jepang, Jepang turut memberi dukungan pada ASEAN dalam ASEAN Defence Ministers Meeting – Plus (ADMM – Plus). ADMM – Plus melibatkan delapan mitra wicara termasuk Jepang, yaitu : Australia, Republik Rakyat Tiongkok, India, Jepang, Selandia Baru, Republik Korea, Rusia, dan Amerika Serikat.

ADMM – Plus bertujuan antara lain untuk membantu negara Anggota ASEAN dalam membangun kapasitas untuk mengatasi tantangan keamanan bersama; mempromosikan rasa saling percaya dan keyakinan antara lembaga pertahanan melalui dialog; meningkatkan perdamaian dan stabilitas kawasan melalui kerja sama dibidang pertahanan dan keamanan, mengingat tantangan keamanan transnasional yang dihadapi; berkontribusi pada terwujudnya ASEAN Security Community yang tertuang dalam Bali Concord II yang merupakan perwujudan aspirasi ASEAN untuk mencapai perdamaian, stabilitas, demokrasi dan kemakmuran di kawasan; serta untuk memfasilitasi implementasi Program Aksi Vientiane, yang menyerukan ASEAN untuk menciptakan ASEAN yang damai, aman dan sejahtera, dan untuk mengadopsi strategi hubungan eksternal yang berwawasan ke luar dengan Mitra Wicara (Shoji, 2013).

Seberapa penting ADMM-Plus bagi Jepang? Jepang menganggap ADMM-Plus sangatlah penting karena ini adalah satu-satunya pertemuan resmi antar menteri pertahanan di kawasan Asia-Pasifik. Peran aktif Jepang dalam kerangka tersebut ditunjukkan oleh keterlibatan dibidang kedokteran militer Expert Working Group (EWG) dengan Singapura. Dampak dari bencana alam seperti gempa bumi, tsunami yang terjadi setelahnya, dan gempa susulan yang berulang membuat Jepang sadar akan perlunya penguatan kerja sama keamanan multilateral. Jepang secara aktif berpartisipasi dalam ADMM Plus karena memiliki tiga alasan seperti yang sudah disebutkan diawal penulisan. Pertama, Jepang ingin memperkuat kerja sama keamanan dengan ASEAN. Kedua, kepentingan keamanan Jepang untuk memelihara hubungan dengan negara-negara Kawasan. Ketiga, secara historis, multilateralism merupakan salah satu instrumen penting bagi kebijakan keamanan Jepang (Shoji, 2013). Dengan kata lain Kementerian Pertahanan dapat mengambil tindakan untuk menjalankan kerangka ini karena berkaitan dengan pertahanan. Kerja sama peningkatan Keamanan ini juga mempertegas kesesuaian kerja sama keamanan Jepang dengan upaya ASEAN untuk membentuk komunitas politik-keamanan.

Program kerja yang dimiliki Jepang menekankan pentingnya peningkatan dalam bantuan bencana dan pemeliharaan perdamaian. Kerja sama peningkatan keamanan ini tentunya mendorong negara-negara ASEAN untuk meningkatkan kemampuannya sendiri dalam menghadapi berbagai masalah keamanan nontradisional. Aktivitas dalam ADMM-Plus menggambarkan keinginan kuat ASEAN untuk membedakan kerangka kerja dari ARF, yang dianggap kurang efektif untuk mempromosikan kerja sama yang lebih mudah dan juga bisa menangani masalah yang konfrontatif dan sensitif dari keamanan tradisional, seperti Laut China Selatan. Namun masih menjadi pertanyaan pula apakah dengan mendorong kerja sama dibidang non-tradisional dapat berdampak positif dalam hal meredakan ketegangan yang berasal dari konfrontasi ditengah sengketa wilayah. Untuk permasalahan seperti itu ADMM-Plus masih harus melakukan perundingan lebih lanjut dan tentu perlu saling membangun kepercayaan yang lebih kuat antar anggota, baik ASEAN maupun delapan negara mitra wicara.

Daftar Pustaka

Axelrod, R. (1997). The complexity of cooperation: Agent-based models of competition and collaboration. Princeton University Press.

Jimbo, K. (2016). Anchoring Diversified Security Cooperation in the ADMM-Plus. Asia Policy, 22, 102-106. https://www.jstor.org/stable/24905116?seq=1

Masashi, N. (2003). Japan’s political and security relations with ASEAN.  Japan Center for International Exchange, 154-167. https://www.jcie.org/researchpdfs/ASEAN/asean_nishihara.pdf

Shoji, T. (2013). ASEAN Defense Ministers’ Meeting (ADMM) and ADMM Plus: A Japanese Perspective. NIDS Journal of Defense and Security14, 3-17. http://www.nids.mod.go.jp/english/publication/kiyo/pdf/2013/bulletin_e2013_2.pdf

Shoji, T. (2015). Japan‘s Security Cooperation with ASEAN: Pursuit of a Status as a Relevant Partner. NIDS Journal of Defense and Security16, 97-110. http://www.nids.mod.go.jp/english/publication/kiyo/pdf/2015/bulletin_e2015_5.pdf

Author: Winda Anggraeni

41 thoughts on “Kerja Sama Jepang – ASEAN : Pentingnya ADMM-Plus bagi Jepang

  1. Thanks for sharing Winda, artikel yang sangat menarik dan informatif, bahasa yang digunakan mudah dipahami, good job. Ditunggu artikel selanjutnya

  2. Keberadaan ADMM-Plus memang sangat penting bagi ASEAN dan kedelapan mitra wicara yang terlibat, hal ini menunjukkan adanya kesamaan tujuan dan keinginan untuk bersama-sama mencapai kepentingan tersebut.

  3. Hubungan ASEAN dengan jepang bisa dikatakan cukup erat. Dalam artikel ini cukup menjelaskan bagaimana pentingnya ADMM Plus untuk jepang tersendiri. Tentunya dapat menambah informasi baru bagi para pembaca.

  4. Memang Jepang dapat sangat menguntungkan dalam urusan bekerja sama oleh karena itu banyak sekali yang ingin berkerja sama dengan jepang dalam beberapa bidang. Sebelumnya saya tidak tertarik dengan hal-hal seperti ini, tetapi dengan membaca artikel ini membuat saya ingin menggali informasi lebih lanjut tentang fungsi kerjasama Jepang oleh negara lainnya. Artikel ini sangatlah menarik juga untuk dibaca.

  5. nice article winnn! Informatif bgt, jadi tambah wawasannya baru tentang kerjasama asean dan jepang. Bahasanya juga cukup ringan jadi mudah dipahaminya. Good job and good luck!!

  6. Terima kasih author, artikelnya sangat informatif dan memberikan pengetahuan baru bagi saya mengenai pentingnya ADMM-Plus bagi Jepang.

  7. Pingback:Website
  8. Pingback:valid shop cc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *