Kerjasama Jepang-Indonesia: Politik Green Capitalism ?

Lingkungan hidup menjadi salah satu isu yang kini dicemaskan oleh beberapa negara. Terlebih lagi jika isu tersebut mencakup ke arah global. Negara-negara mulai mencari solusi yang terbaik untuk mengatasi isu lingkungan hidup ini tanpa menghambat pertumbuhan ekonomi di suatu negara. Dengan adanya konsep green capitalism yang bisa disebut juga kapitalisme hijau ini membantu membuat jalan keluar dalam mengatasi isu lingkungan hidup serta menjaga keseimbangan ekonomi terhadap suatu negara.

Jepang menerapkan konsep green capitalism atau bisa disebut dengan kapitalisme hijausebagai solusi mereka untuk mengurangi tingkat emisi karbon global. Ide kapitalisme hijau ini membawa kita pada sebuah acuan bahwa kapitalisme dan lingkungan hidup dapat berdampingan, sehingga kita tetap dapat dengan nyaman menyelamatkan lingkungan secara global dan juga pertumbuhan ekonomi secara bersamaan. Konsep dasar dari green capitalism ini adalah kita dapat menggunakan sistem pasar bebas untuk menyelamatkan lingkungan. (Rogers, 2009)

Konsep ini merupakan bentuk reaksi dari adanya isi-isu mengenai lingkungan hidup yang sedang terjadi. Kebijakan ini juga menuai  pro dan kontra dalam politik domestik jepang, sehingga Jepang dan Indonesia bekerja sama dalam program Low Carbon Growth Partnership (LCGP). Terkait dari oposisi pro, menurut Benjamin Barber, masalah dari kapitalisme ini bukanlah perihal dari sistem kapitalisme itu sendiri, tetapi dari bagaimana kita melaksanakan dan mengimplementasikan kapitalisme dengan tepat sehingga kapitalisme dapat menjadi alat untuk melayani manusia dan lingkungan hidup secara bersamaan (Foster, 2011).

Kemudian dari oposisi kontra, menurut John Bellamy Foster dan Fred Magdoff, ide terkait  kapitalisme dan lingkungan hidup yang berkorelasi secara berdampingan memiliki suatu masalah yang cukup besar, yaitu tujuan dari kapitalisme itu sendiri. Dimana konsep kapitalisme ini memiliki tujuan tersendiri untuk memaksimalkan keuntungan yang tidak dapat berdampingan dengan lingkungan. Karena pada dasarnya sistem kapitalisme tidak memiliki initi atau citra yang mengarah pada hal mengenai lingkungan (Foster, 2011).

Politik kapitalisme hijau yang dilaksanakan oleh Jepang ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana politik domestik Jepang dalam pelaksanaan green capitalism yang memberikan dampak terhadap hubungan bilateral antara  Jepang dan Indonesia melalui pembentukan kemitraan pertumbuhan rendah rendah karbon. Visi yang dilihat dari politik kapitalisme hijau ini adalah berupa respon kapitalis terhadap krisis ekologi dimana sistem kapitalis dapat terus tumbuh dengan menciptakan sustaining atau berkelanjutan dan mendatangkan efisiensi pasar pada komoditas alam. Dengan visinya, Jepang membahas kerja sama konkrit dengan Indonesia untuk mencapai pertumbuhan rendah karbon di masing-masing negara serta arah pembentukan jaringan lintas batas yang fleksibel antara sektor publik dan swasta.

Pembentukan perjanjian bilateral antara Jepang dan Indonesia di bawah JCM (Joint Crediting Mechanism) for Low Carbon Growth Partnership tidak lepas dari campur tangan politik dalam negeri mengenai kebijakan perubahan iklim Jepang. Hal Itu dipengaruhi oleh politik dalam negeri kelompok (eksekutif dan legislatif) dan kelompok kepentingan masyarakat domestik. Dalam program LCGP ini terdapat beberapa dialog penting seperti suatu strategi pertumbuhan rendah karbon berbasis lapangan dan sebagai teknologi dan mekanisme pasar yang mendorong investasi dan terdapat suatu jaringan pengetahuan antara pemerintah nasional, organisasi internasional, pemerintah daerah, lembaga penelitian, perusahaan swasta, dan organisasi non-pemerintah di Asia Timur. (Chotimah, 2018)

Pemerintah Indonesia menyadari pentingnya pasar karbon dalam bentuk strategi pertumbuhan hijau yang merupakan bagian dari rencana pembangunan rendah karbon. Mereka menunjukkan bahwa program tersebut memberikan berbagai manfaat seperti peningkatan pembangunan berkelanjutan, lapangan kerja, taraf teknologi, menjaga kualitas lingkungan. Implementasi mekanisme pasar karbon melalui mekanisme bilateral dan regional dimaksudkan untuk mendorong pembangunan rendah karbon. Indonesia juga memegang posisi penting di Jepang. Pasalnya, posisi Indonesia sebagai pengekspor sumber daya alam terbesar. Selain itu Indonesia memiliki potensial yang cukup baik di sektor ekonomi. Kerja sama ini didasarkan pada kepentingan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Jepang dengan melaksanakan proyek-proyek rendah karbon di mana Jepang berkomitmen untuk menurunkan Emisi Gas Rumah Kaca ( GRK) hingga 25%.

Mekanisme ini menunjukan bahwa sektor bisnis Jepang memerlukan dukungan finansial dari pemerintah Jepang dan juga pemerintah lainya sehingga industri jepang dapat bekerjasama dengan perusahaan asing lainnya demi mewujudkan industri yang bersifat ramah lingkungan. Dengan ini Indonesia dianggap sebagai mitra penting bagi jepang dalam implementasi kapitalisme hijau dalam pertumbuhan industri rendah karbon. Kerjasama Indonesia Jepang didasarkan pada ketertarikan historis dimana jepang telah berinvestasi di Indonesia untuk waktu yang cukup lama. Maka dari itu diperlukan seperti memberikan fasilitas bangunan dan transfer teknologi di berbagai sektor, contohnya berupa manufakturing, bisnis, dan SDM. Hal tersebut diperlukan agar tujuan utama dan sekaligus kepentingan lain tercapai.

Sebaiknya politik green capitalism ini menjadi acuan bagi negara-negara lain untuk menerapkannya. Karena tujuan dari green capitalism ini tidak hanya untuk mengurangi emisi gas karbon tetapi agar masing-masing Negara juga mendapatkan keuntungan atas investasi kapitalisme hijau ini. Namun, prioritas utamanya adalah tetap pada pengurangan emisi gas karbon.

Daftar Pustaka

Chotimah, H. C., & Winanti P. S. (2018, May 23). The Politics of Green Capitalism: Formulating the Low Carbon Growth Partnership between Japan and Indonesia. [Conference Paper]. The 1st International Conference on South East Asia Studies, Yogyakarta, Indonesia. https://doi.org/10.18502/kss.v3i5.2339

Foster, F. M. (2011). What Every Environtmentalist Needs to Know About Capitalism. NYU Press.

Rogers, H. (2009, Oktober). The Greening of Capitalism ?. International Socialist Review. https://isreview.org/issue/70/greening-capitalism

72 thoughts on “Kerjasama Jepang-Indonesia: Politik Green Capitalism ?

  1. Sebuah penulisan yang bagus, dan menambah wawasan tentang green kapitalism yang dilakukan negara jepang untuk mengurangi tingkat emisi karbon global. Nice.
    Gx?

  2. Penjelasan yang menarik dan sangat berpotensi untuk bisa digali lebih dalam lagi. Karena penjelasan masih umum. Ditunggu tulisan selanjutnya dari penulis.

  3. Menarik untuk dibahas ditunggu artikel2 selanjutnya. Atau kita membahas secara langsung dan nanti bisa juga dibikin artikel sepertinya akan lebih menarik

  4. Suatu kerjasama yg baik dalam hub bilateral antar 2 negara, semoga akan tercipta investasi yg lebih baik dan banyak di negara indonesia ini. Cukup bagus artikel nya.

  5. Suatu kerjasama yg baik dlm hub bilateral antar 2 negara, semoga akan tercipta investasi yg lebih baik di negara indonesia ini. Cukup bagus artikel nya.

  6. Artikel yang menarik, lebih baik lagi dibikin dalam bahasa inggris, agar bisa dibaca oleh Negara lain sehingga Negara lain dapat menerapkan sistem tersebut. Apabila seluruh Negara menerapkannya, Efek gas rumah kaca di Bumi dapat diturunkan sehingga menyelamatkan makhluk hidup di bumi.

  7. Dear Mr. Harya,
    First of all, this article is quite understandable for me as a Japanese culture enthusiast. But i think it would need a little further comprehensive discussion about environmental impact assessment, as we know one of the main idea is to conduct bilateral cooperation especially in investment. Thank you.

  8. ใ“ใฎ่จ˜ไบ‹ใฏใจใฆใ‚‚ใŠใ‚‚ใ—ใ‚ใ„ใจ็†่งฃใ—ใ‚„ใ™ใ„ใงใ™ใ€‚่ชญใ‚€ใฎใŒใจใฆใ‚‚้ข็™ฝใ„ใงใ™ใ€ไปฅไธŠใงใ™ใ€‚

    Kono kiji wa totemo omoshiroi to rikai shi yasui desu. Yomi no ga totemo omoshiroi desu, ijou desu.

  9. Artikel yang sangat menarik dan mudah dipahami. Terima kasih sudah menjelaskan dengan sangat singkat dan mudah dipahami, semoga konsisten membuat artikel seperti ini

  10. Wah ternyata selain kerjasama dalam bidang transportasi kereta api, Inldonesia – Jepang kerjasama dalam menciptakan Green Capitalism. Saya baru tau tentang ini. Terima kasih ilmu baru nya

  11. Uraian Green capitals ini sangat bermanfaat terhadap rusaknya lingkungan hidup terutama di Indonesia.
    Pemerintah dan swasta jepang telah menghentikan kontrak pembangun PLTU dgn RI yg berasal dr batubara dan mengalihkanya ke Geothermal dan LNG atau sumber lain yg ramah lingkungan
    Semoga artikel ini bermanfat

  12. wahh ini membantu wawasan saya mengenai pemerintah Indonesia menyadari pentingnya pasar karbon dalam bentuk strategi pertumbuhan hijau yang merupakan bagian dari rencana pembangunan rendah karbon. Thanks ya bro

  13. artikel yang menambah wawasan dan menberikan informasi yang bermanfaat mengenai kerja sama Indonesia-Jepang dalam konteks lingkungan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *