Diplomasi Keamanan Siber Jepang

Sebagai komitmen Jepang dalam menjaga keamanan nasionalnya sekaligus mempromosikan stabilitas keamanan regional kawasan Asia Pasifik melalui diplomasi keamanan siber Jepang sebagai komitmen jepang untuk menciptakan akses siber yang bebas, adil dan cyberspace yang aman (NISC, 2015).  Yang mana diplomasi siber atau cyber diplomacy merupakan strategi ruang siber nasional sebagai agenda luar negeri bagi sebuah negara yang mencakup kepada keamanan siber, kejahatan dunia maya, pembangunan kepercayaan, kebebasan internasional dan tata kelola internet (Hamanongan & Assegaf, 2020).

Kemajuan revolusi teknologi digital saat ini sangat berkembang pesat, bahwasanya kemajuan teknologi informasi sangat berdampak ke berbagai aspek kehidupan yang mana penggunaan teknologi informasi sudah menjadi kebutuhan saat ini. Positifnya, teknologi informasi digital tidak dapat terbendung dan bersifat lintas batas negara siapapun dengan mudah dapat mengaksesnya, tak terkecuali aktivitas negara melalui sistem informasi untuk pemerintahan, bisnis, dan aktivitas masyarakat seperti berjejaring melalui media sosial. Tak dapat dipungkiri juga arus informasi yang tak terbendung, pencurian informasi, Hacking, dan peretasan menjadi ancaman keamanan bagi sebuah negara, tak terkecuali Jepang.

Berangkat dari komitmen Jepang pada San Francisco treaty 1951 dengan Amerika Serikat yang mana Jepang sebagai negara berdaulat dalam perjanjian damai memiliki hak untuk pertahanan individu dan kolektif sebagai komitmen jepang dalam memelihara perdamaian dan keamanan internasional di kawasan Asia Pasifik (Sakurada, 1997)

Rangka meningkatkan keamanan siber bagi negerinya dan kawasan Asia Pasifik, Jepang melalui kontribusinya dalam menjaga keamanan regional dari serangan bahkan ancaman siber terhadap utilitas sistem informasi negara sebagai langkah strategi keamanan nasional jepang. Berdirinya National Information Security Center Pada tahun 2005 sebagai langkah strategi Jepang untuk mempromosikan kebijakan keamanan siber. Menurut National Security Strategi Japan (2013), bahwasanya kunci keamanan nasional dengan menciptakan stabilitas keamanan internasional untuk lebih proaktif dalam meningkatkan perdamaian, yang mana dalam kebijakannya untuk menjaga stabilitas nasional maupun komunitas internasional dari serangan siber yang dapat mengancam keamanan negara, yang digunakan baik disponsori negara maupun individu untuk melakukan tindakkan kejahatan pada negaraDiplomasi keamanan siber Jepang memiliki tiga pendekatan dalam promosi keamanan siber internasional yaitu Promoting the rule of law in cyber spacer, Developing confidence building measures dan Cooperating on capacity building (Ministry of Foreign Affair of Japan, 2020).

Ketiga pendekatan diatas tersebut dinilai mampu untuk memperkuat kerjasama keamanan siber di kawasan Asia Pasifik (Ministry of Foreign Affair of Japan, 2020).  Melalui pendekatan rule of law cyber Jepang menilai bahwasanya ketidakpastian hukum internasional akibat dampak dari kejahatan siber merupakan ancaman yang dapat merugikan negara dan berpotensi kepada ancaman keamanan bagi negara. Oleh sebab menyadari keberagaman siber di dunia, Jepang berpandangan bahwasanya hukum internasional yang diciptakan untuk rule of law merujuk kepada keamanan pada siber atau dunia Maya. Melalui mekanisme Group of Governmental Experts (GGE) dibawah majelis umum PBB dalam rangka keamanan informasi dan telekomunikasi sebagai hukum internasional.

Melalui pendekatan CBM Jepang menilai bahwasanya cyebrspace atau internet menjadi basis vital dalam aktivitas sosial, ekonomi maupun militer. Dalam promosinya jepang melakukan pendekatan multilateral untuk menciptakan pemahaman bersama akan pentingnya dalam menjaga kemanan siber. Sedangankan melalui kerjasama atau cooperating on capacity building Jepang akan menjadi Aktor utama dalam menjalin kerjasama keamanan siber yang mana anggota GGE memiliki tanggung jawab bersama dalam keamanan siber dalam komunitas internasional. Dalam hal tersebut setiap pemerintah dalam kerjasama keamanan siber akan terdorong untuk menciptakan keamanan sibernya agar terciptanya stabilitas keamanan siber.

Terciptanya keamanan siber melalui kemitraan dan kerjasama akan akan mempermudah Jepang dalam menjalankan misi nasional strategisnya dikawasan Asia Pasifik maupun dunia dalam memperluas kerjasamanya. Berdasarkan perjalanan pengimplementasian diplomasi keamanan siber Jepang tentunya akan adanya keterlibatan aliansi didalamnya seperti Amerika serikat dan negara sekutu. Sehingga jepang dapat membangun percaya diri yang lebih luas. Meliputi kawasan Asia Pasifik, Amerika Utara, Eropa, Timur Tengah dan Afrika.

Daftar Pustaka

Hamonangan, I., & Assegaff, Z. (2020). Cyber Diplomacy: Menuju Masyarakat Internasional yang Damai di Era Digital. Padjadjaran Journal of International Relations. 1(3), 318-319 https://doi.org/10.24198/padjir.v1i4.26246

National Information Security Center (2020, Desember 14). Cybersecurity Strategy. https://www.nisc.go.jp/eng/pdf/cs-strategy-en.pdf

The Government of Japan. (2020, Desember 14) National Security Strategy. https://www.cas.go.jp/jp/ryodo_eg/

Sakurada, D. (1997, June). For Mutual Benefit: The Japan-US Security Treaty: From a Japanese (Working Paper No. 07). Centre for Strategic Studies Victoria University of Wellington. https://www.wgtn.ac.nz/strategic-studies/documents/working-papers/wp-07.pdf

Ministry of Foreign Affair of Japan. (2019). Japan’s Security/Peace & Stability of the International Community https://www.mofa.go.jp/policy/page18e_000015.html

NISC. (2020, Desember 14). National center of Incident readiness and Strategy for Cybersecurity https://www.nisc.go.jp/eng/ 

Author: Muhamad Ali

i learn, i know, i can.

52 thoughts on “Diplomasi Keamanan Siber Jepang

  1. Penjelasannya tepat mengenai diplomasi negara Jepang dalam melakukan kerjasama keamanan. Inii sangat membantu saya dalam mendapatkan informasi mengenai perilaku negara Jepang, thank youu Ali

  2. Great article. Membahas bentuk kerjasama antarnegara yang cukup relavan dimasa kini, dimana cyber security merupakan salah satu international issues yang semakin berkembang dalam bebereapa tahun ini.

  3. Wooow interesting topic and i think this is a topic that’s still rarely discussed… The article helps me a lot to understand Japan’s strategy to augment their cyber security. Well done Alii and thankyou for sharing this with us! Keep up the good work, stay healty, safe, sane, and God Bless🌻

  4. malem minggu baca artikel keren kaya gini ditambah sambil menikmati nasi buatan Abu Sulaiman Store, mantapp sangat bermanfaat artikel nya

  5. Kemanan siber, ya memang sangat dibutuh di era digital saat ini, demi menjaga keamanan negara, thanks ali article nya sangat menarik untuk dibahas

  6. Pembahasan menarik dan pengemasan kontennya juga pas, pembaca menjadi lebih mudah memahami fenomena dengan bahasa yang digunakan penulis! untuk author semangat memperkaya penulisan, kita siap menungguuuu karya2 tulisanlainnya!

  7. Pingback:elojob

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *