Dominasi Ekonomi Tiongkok Di Myanmar

Jika berbicara tentang negara Tiongkok, tentu kita tidak bisa melupakan sejarah negara yang berjuluk tirai bambu tersebut yang tentu mempunyai sejarah yang sangat panjang. Tiongkok merupakan tempat impian bagi banyak orang, karena seperti yang diketahui banyak orang, Tiongkok merupakan negara yang mempunyai ciri khas sendiri, baik dari segi budaya maupun sejarahnya yang sangat panjang dan unik. Banyak hal yang dapat kita temui di sana yang tidak bisa kita temui di sini. Di Tiongkok, merupakan hal wajar kita melihat ratusan ribu orang dalam perjalanan, karena Tiongkok sendiri merupakan negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia.

Berkaca pada dinamika perekonomian global dewasa ini, pasti kita tidak bisa melupakan Tiongkok sebagai kekuatan ekonomi global baru saat ini. Munculnya kebangkitan Tiongkok dalam dinamika perekonomian dicirikan dengan pertumbuhan ekonominya yang menyentuh angka 10,4% di tahun 2010 (Qomara, 2015). Dalam 2016 sampai 2019 sendiri, pertumbuhan perekonomian Tiongkok sendiri selalu diatas 6% (Rafie, 2020). Sementara pada tahun 2020 ini, pertumbuhan ekonomi Tiongkok berada di angka 4,9% (Dewi, 2020). Hal tersebut tidak terlepas dari dampak pandemi yang sedang melanda dunia ini.

Tiongkok memiliki hubungan yang dekat dengan negara – negara di Asia Tenggara, salah satunya adalah Myanmar. Myanmar sendiri merupakan negara yang memiliki hubungan sangat erat dengan Tiongkok dalam beberapa dekade terakhir. Myanmar terletak pada lokasi strategis yang menghadap Samudera Hindia dan juga satu-satunya pusat transportasi darat yang menghubungkan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Asia Selatan. Lokasi Myanmar yang memiliki kepentingan geopolitik ini menjadikannya pusat perhatian bagi kekuatan utama dunia, salah satunya adalah Tiongkok.

Melimpahnya sumber daya alam yang dimiliki oleh Myanmar, dan juga kedekatannya dengan Tiongkok, baik dari segi geografis, sejarah, dan hubungan bilateral yang sudah terjalin sejak lama membuat Myanmar menjadi salah satu mitra paling strategis Tiongkok. Dominasi Tiongkok dalam perekonomian Myanmar telah meningkat secara signifikan sejak akhir tahun 2000-an. Selama tahun 1990-an, investasi Tiongkok di Myanmar hanya berjumlah US$ 8,5 juta atau hanya 0,23% dari seluruh investasi yang masuk di Myanmar. Namun, meningkat menjadi 60% pada tahun 2008 sampai 2009 (Mark, 2017).

Terjadinya transisi politik Myanmar pada tahun 2011 telah membuat keterlibatan Tiongkok terhadap Myanmar telah memimpin perubahan dari hubungan negara-ke-negara menjadi hubungan yang lebih dari sekedar itu. Pada saat yang sama, kebijakan luar negeri Myanmar juga membuat Tiongkok menjadi lebih aktif dalam kepentingan ekonomi dan politiknya di Myanmar.

Berbicara tentang investasi dan juga proyek-proyek yang dilaksanakan oleh Tiongkok di Myanmar, kita tidak bisa hanya melihat bahwa Myanmar yang hanya membutuhkan Tiongkok atau Tiongkok yang hanya membutuhkan Myanmar. Realitanya, kedua negara tersebut sama-sama membutuhkan satu sama lain. Banyak proyek yang telah dilaksanakan oleh pemerintah Tiongkok, salah satunya adalah pembangunan transportasi minyak mentah dan gas alam dari Myanmar ke Tiongkok melalui pipa gas (Djelantik, 2015). Jaringan pipa ini tentu sangat menguntungkan Tiongkok karena Tiongkok sendiri sangat membutuhkan energi, khususnya gas karena pembangungan dan industri di Tiongkok membuat meningkatnya kebutuhan energi Tiongkok. Dalam sudut pandang Myanmar, proyek ini juga menguntungkan karena pemerintah Myanmar mendapat keuntungan sebesar US$ 800 juta per/bulan (Bolesta, 2018).

Proyek-proyek yang didirikan oleh Tiongkok tersebut walaupun menguntungkan bagi kedua negara, tentu proyek ini ada dampaknya bagi Myanmar selaku tuan rumah bagi pelaksanaan proyek ini. Dampak utama dari pendirian proyek – proyek tersebut adalah terciptanya ketergantungan antara Myanmar terhadap Tiongkok.

Terkait investasi, laporan dari International Crisis Group (ICG), investasi Tiongkok terhadap Myanmar juga mendapat dorongan baru dan tumbuh secara signifikan. Perusahaan Tiongkok telah menginvestasikan US$ 8,17 Miliar ke Myanmar dengan rincian US$ 5 Miliar untuk PLTA, US$ 2,15 Miliar untuk sektor minyak dan gas, serta untuk pertambangan sebesar US$ 997 juta (Djelantik, 2015). Sebagai hasil investasi, hubungan bilateral kedua mulai berkembang dan meningkat secara signifikan. Hal ini tentu berpengaruh karena dapat meningkatkan sektor ekonomi kedua negara. Namun, lagi – lagi dampak dari investasi ini adalah terciptanya ketergantungan bagi Myanmar terhadap Tiongkok.

Myanmar merupakan prioritas strategis bagi Tiongkok, baik dalam tingkat regional maupun tingkat internasional. Hal tersebut terlihat dari banyaknya proyek-proyek yang telah dilaksanakan oleh Tiongkok di Myanmar, dan juga besarnya investasi yang dikucurkan oleh Tiongkok terhadap Myanmar. Tidak dilupakan bahwa Tiongkok telah banyak membantu pemerintah Myanmar. Tercatat sejak 1988, Tiongkok telah membantu pemerintah Myanmar membangun 8 dari 9 pabrik gula sebesar US$ 158 juta, 20 pembangkit listrik tenaga air sebesar US$ 269 juta, 13 dari 45 pabrik baru untuk Kementerian Perindustrian sebesar US$ 198 juta, dan 12 dari 21 pabrik baru untuk Kementerian Perindustrian sebesar US$ 137 juta. Kemudian Tiongkok membantu meningkatkan 6 pabrik untuk Kementerian Perindustrian sebesar US$ 346 juta, menyediakan 6 kapal pengangkut laut, dan membangun galangan kapal kering sebesar US$ 25 juta. Pada tahun 2006, perusahaan-perusahaan Tiongkok membangun tujuh dari sebelas pembangkit listrik tenaga air baru sebesar US$ 350-400 juta (Suwarman, 2018). Namun, bantuan terhadap Myanmar tersebut bukan tanpa sebab. Tiongkok mengucurkan dana untuk Myanmar tersebut karena Tiongkok secara tidak langsung ingin menyebarkan pengaruh dalam bidang ekonomi, politik, dan militer terhadap Myanmar agar kebijakan-kebijakan Myanmar dapat menguntungkan Tiongkok ke depannya, salah satunya adalah terkait proyek BRI yang melibatkan Myanmar sebagai negara yang memiliki perbatasan langsung dengan Tiongkok.

Daftar Pustaka

Bolesta, A. (2018). Myanmar – China Peculiar Relationship: Trade, Investment and the Model of Development. Journal of International Studies11(2), 23-36. https://jois.eu/files/2_442_Bolesta.pdf

Djelantik, S. (2015). Asia-Pasifik: Konflik, Kerja Sama, dan Relasi dan Antarkawasan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Mark, S., & Zhang, Y. (2017). From Impediment to Adaptation: Chinese Investments in Myanmar’s New Regulatory Environment. Journal of Current Southeast Asian Affairs, 36(2), 71-100. https://doi.org/10.1177%2F186810341703600203

Qomara, G. (2015). Kebangkitan Tiongkok dan Relevansinya Terhadap Indonesia. Jurnal Hubungan Internasional Universitas Airlangga, 8(2), 31-44. https://www.academia.edu/download/48513951/JHI_1_-_Kebangkitan_Tiongkok_dan_Relevansinya.pdf

Suwarman, E., Watunwotuk, K., Melianti, L., Rosari, M., Yewen, N., & Naomi, R. (2018). Rivalitas Geopolitik Amerika Serikat – Tiongkok di Myanmar. Jurnal Asia Pacific Studies, 2(2), 180-191. https://doi.org/10.33541/japs.v2i2.1071

Rafie, B, T. (2020, Oktober 7). China pertahankan pertumbuhan dengan kecepatan menengah-tinggi, apa artinya?. Kontan. https://internasional.kontan.co.id/news/china-pertahankan-pertumbuhan-dengan-kecepatan-menengah-tinggi-apa-artinya

Dewi, H, K. (2020, Oktober 19). Ekonomi China kuartal III-2020 tumbuh 4,9% yoy, lebih rendah dari ekspektasi. Kontan. https://internasional.kontan.co.id/news/ekonomi-china-kuartal-iii-2020-tumbuh-49-yoy-lebih-rendah-dari-ekspektasi

Author: Furqaan Hanif

35 thoughts on “Dominasi Ekonomi Tiongkok Di Myanmar

  1. Sebuah pembahasan yang menarik dimana suatu negara mendominasi perekonomian negara lain. Saya mengapresiasi serta menanti tulisan-tulisan menarik lainnya. Good job, furqan!

  2. Sebuah pembahasan yang menarik dimana suatu negara mendominasi perekonomian negara lain. Saya mengapresiasi serta menanti tulisan-tulisan menarik lainnya.

  3. Pemilihan kata yg sangat baik dan mencantumkan kalimat di hari terbaik untuk artikel yg diriset secara teliti dan detail dengan topik yang menarik.

  4. A very fine work of journalism there Boy, a topic for a great cause and a beautiful puzzle of words. You’ll have a bright and straight road ahead of You Son

  5. Setelah membaca artikel ini, kamus bahasa Saya telah bertambah luas, seperti saat Christopher Colombus menemukan benua Amerika pada pertama kalinya.

  6. Informatif banget bro, rasanya pemahaman pemahaman yang dikemas secara singkat padat dan jelas seperti ini sangat menggugah dan tentunya membantu menambah dan membuka wawasan saya. Lanjut terus bro!!!

  7. Pingback:슬롯머신

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *